Cegah Anemia Sejak Remaja, Dosen Kebidanan Poltekkes Jayapura Hadirkan Cara Edukasi yang Menyenangkan

MIMIKA,(timikabisnis.com) – Upaya meningkatkan kesadaran remaja terhadap anemia terus dilakukan melalui berbagai pendekatan edukasi yang kreatif dan menyenangkan. Salah satunya dilakukan oleh Dosen Kebidanan Poltekkes Kemenkes Jayapura melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kelurahan Otomona, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Kegiatan tersebut dikemas melalui sosialisasi Game Edukasi Monopoli Anemia (GEMA) sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai anemia, sekaligus mendorong perubahan perilaku dalam menjaga kesehatan dan memenuhi kebutuhan gizi.

Ketua pelaksana kegiatan pengabdian kepada masyarakat, Neny San Agustina Siregar, S.ST., M.Kes, kepada timikabisnis.com, Jumat (14/8/2026), mengatakan edukasi mengenai anemia perlu diberikan kepada remaja dengan metode yang menarik dan mudah dipahami.

“Anemia dapat mengganggu proses belajar karena membuat remaja merasa lesu alias kurang semangat dalam belajar sehingga dapat mengganggu konsentrasi di sekolah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, perhatian terhadap anemia juga penting bagi remaja putri karena mereka merupakan calon ibu di masa depan. Pencegahan anemia sejak remaja menjadi salah satu langkah penting untuk mempersiapkan kesehatan reproduksi dan kehamilan di kemudian hari.

Neny mengatakan, penyampaian edukasi kesehatan bisa dilakukan dengan pendekatan yang kreatif sehingga dapat diterima remaja dengan cara yang lebih ringan dan menyenangkan.Salah satu media yang digunakan adalah Game Edukasi Monopoli Anemia (GEMA).

Permainan tersebut dirancang sebagai sarana edukasi agar remaja dapat memperoleh informasi mengenai anemia sambil bermain dan berinteraksi dengan peserta lainnya.

“Media pendidikan berupa Game Edukasi Monopoli Anemia ini mudah dan menyenangkan saat digunakan. Permainan ini membantu menyampaikan pesan atau ilmu tentang anemia kepada remaja,” jelasnya.

Melalui GEMA, peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan mengenai anemia, tetapi juga diajak memahami pentingnya pola hidup sehat, asupan gizi yang baik, serta pemilihan makanan yang tepat dalam kehidupan sehari-hari.

Pendekatan tersebut diharapkan dapat membuat informasi kesehatan lebih mudah dipahami dan diingat oleh para peserta.

Ia mengatakan,Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mendapat izin dan dukungan dari Kelurahan Otomona, Distrik Mimika Baru. Dan turut didampingi oleh pihak puskesmas, khususnya bagian pelayanan remaja dan promosi kesehatan.

Para remaja yang menjadi peserta mengikuti kegiatan sosialisasi dan permainan edukasi tentang anemia dengan baik. Interaksi selama permainan menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana belajar yang tidak kaku, sekaligus membuka ruang bagi peserta untuk memahami materi kesehatan secara lebih aktif.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada bulan Mei hingga Juli 2026.

Neny berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi para remaja, khususnya dalam meningkatkan pengetahuan dan mendorong perubahan perilaku terkait pencegahan anemia.

“Diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan perubahan perilaku remaja tentang anemia, salah satunya kebiasaan asupan gizi dan pemilihan makanan,” katanya.

Kendati demikian,ia mengatakan,Melalui edukasi yang dikemas dengan cara yang lebih dekat dengan dunia remaja, GEMA diharapkan tidak hanya menjadi sebuah permainan, tetapi juga menjadi sarana untuk menanamkan kesadaran bahwa menjaga kesehatan dan mencegah anemia perlu dimulai sejak usia remaja.(Anis Batalotak)

Administrator Timika Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *