PFA Kembali Cetak Talenta Muda Papua, 20 Siswa Resmi Lulus

MIMIKA,(timikabisnis.com) – Papua Football Academy (PFA) kembali mencetak talenta muda sepak bola Papua. Sebanyak 20 siswa angkatan kedua (Batch 2) resmi menyelesaikan masa pendidikan mereka dalam Class of 2026 Papua Football Academy Graduation Ceremony yang digelar di Hotel Horison Diana, Mimika, Sabtu (4/7/2026).

Kelulusan ini menjadi tonggak penting bagi PFA yang sejak berdiri pada 31 Agustus 2022 terus berkomitmen membina pesepak bola muda Papua. Sebelumnya, PFA telah meluluskan 24 siswa pada Batch 1 yang sejumlah alumninya kini telah berkiprah di level nasional.

Beberapa lulusan angkatan pertama, seperti Peres Tjoe, Yulius Pigai, Yohanes Yapagaimu, dan Evaldus Sereu, pernah memperkuat Garuda United. Bahkan dua di antaranya dipercaya membela Tim Nasional Indonesia U-17 pada ajang AFF U-17 Boys Championship dan Kualifikasi AFC U-17.

Prestasi Batch 2 pun tak kalah membanggakan. Selama menempuh pendidikan di PFA, mereka berhasil menjuarai Garuda International Cup U-15 2025, menjadi juara Liga TopSkor U-16 Regional Surabaya, serta finis sebagai runner-up Piala Soeratin U-15 Nasional 2025.

Peluang menembus level yang lebih tinggi juga mulai terbuka. Pada April hingga Mei 2026, Dolvi Theofilus Salossa, Yance Glen Imbiri, dan Stenly Meyanu bergabung bersama Garuda United U-18. Kemudian pada Juni 2026, enam pemain Batch 2 dipanggil mengikuti seleksi Garuda United untuk Elite Pro Academy (EPA) U-18 sekaligus proyeksi Timnas Indonesia U-17. Hingga kini, empat pemain masih bertahan, yakni Dolvi Theofilus Salossa, Yance Glen Imbiri, Stenly Meyanu, dan Melki Yatipai.

Tak hanya mendapatkan pembinaan di dalam negeri, para siswa PFA juga memperoleh pengalaman internasional melalui program PFA Elite Camp dengan mengikuti pelatihan di Korea Selatan, Jepang, Austria, dan Australia.

Executive Vice President Sustainable Development PT Freeport Indonesia, Claus Wamafma, mengatakan para lulusan telah melewati proses pembinaan selama tiga tahun dengan standar latihan Eropa selama 22 jam setiap pekan. Menurutnya, pengalaman bertanding di level nasional maupun internasional menjadi bekal penting bagi para pemain untuk membangun rasa percaya diri.

“Saya percaya semua yang dilatih dan dididik akan jauh lebih baik daripada bisa karena terbiasa. Mereka yang ditempa melalui pendidikan dan latihan akan lebih siap berubah dan berkembang,” ujar Claus.

Ia berharap para lulusan terus menjaga semangat, pantang menyerah, menjunjung tinggi sportivitas, dan berani bermimpi tampil di panggung sepak bola dunia, termasuk AFC Asian Cup maupun FIFA World Cup.

Direktur Papua Football Academy, Coach Wolfgang Pikal, menegaskan bahwa kelulusan bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal untuk meraih prestasi yang lebih tinggi.

Ia mengingatkan para lulusan agar tetap memegang teguh nilai-nilai yang ditanamkan selama menjalani pendidikan di PFA, seperti rendah hati, menghormati orang yang lebih tua, serta bekerja keras dalam mengejar cita-cita.

“Saya sangat optimistis kalian akan sukses dan menjadi generasi baru Papua yang unggul. Kalian tidak kalah dengan anak-anak dari daerah lain maupun luar negeri. Teruslah bekerja keras, bermimpi besar, dan kejarlah cita-cita kalian,” pesannya.

Sementara itu, perwakilan orang tua siswa, Bernadus Imbiri, menyampaikan apresiasi kepada PT Freeport Indonesia atas kontribusinya melalui Papua Football Academy dalam membuka peluang bagi anak-anak Papua mengembangkan bakat di dunia sepak bola.

Menurutnya, pendidikan di PFA tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis bermain sepak bola, tetapi juga membentuk karakter siswa menjadi lebih disiplin, menghargai waktu, mampu bekerja sama dalam tim, serta memahami bahwa setiap keberhasilan hanya dapat diraih melalui kerja keras dan proses yang panjang.

“Bagi kami sebagai orang tua, itulah pencapaian terbesar Papua Football Academy. Membina anak-anak Papua dengan berbagai karakter tentu bukan hal yang mudah, tetapi seluruh pelatih dan pembina melakukannya dengan dedikasi dan penuh ketulusan,” ungkap Bernadus.(Liddya Bahy)

Administrator Timika Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *