MIMIKA,(timikabisnis.com) – Aksi penjambretan telepon genggam (HP) yang menimpa pemilik sebuah toko bahan tembakau di kawasan Bu Sirih Ujung, Kabupaten Mimika, terekam jelas kamera pengawas (CCTV), Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 18.08 WIT.
Dalam rekaman CCTV, korban terlihat sedang menjaga toko sambil memainkan telepon genggamnya. Tak berselang lama, seorang pria datang dari arah depan toko seolah hendak berbelanja. Namun, sesaat setelah berada di dekat korban, pelaku langsung merebut HP yang berada di tangan korban dan seketika melarikan diri.
Aksi tersebut berlangsung sangat cepat, hanya dalam hitungan detik, sehingga korban tidak sempat melakukan perlawanan ataupun mengejar pelaku. Kejadian yang terjadi secara tiba-tiba itu membuat korban syok.
“Saya sama sekali tidak menyangka kejadian itu terjadi begitu cepat. Pelaku langsung mengambil HP saya dan kabur. Semuanya berlangsung hanya beberapa detik,” ujar korban yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Saat kejadian, hujan mengguyur kawasan Bu Sirih Ujung sehingga kondisi di sekitar lokasi tampak lebih sepi dibandingkan biasanya. Situasi itu diduga dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya sebelum melarikan diri ke arah yang belum diketahui.
Korban mengatakan, rekaman CCTV memperlihatkan dengan jelas wajah serta gerak-gerik pelaku. Rekaman tersebut diharapkan dapat menjadi petunjuk bagi aparat kepolisian untuk mengidentifikasi dan menangkap pelaku.
Peristiwa itu juga telah dilaporkan kepada pihak kepolisian agar segera ditindaklanjuti. Korban berharap pelaku dapat segera diamankan sehingga tidak kembali melakukan aksi serupa terhadap masyarakat lainnya.
“Saya berharap pelaku bisa segera ditangkap agar tidak ada lagi korban berikutnya. Semoga kejadian seperti ini tidak terulang dan masyarakat bisa merasa lebih aman saat beraktivitas,” katanya.
Korban juga mengimbau masyarakat, khususnya para pelaku usaha, agar lebih berhati-hati saat menggunakan telepon genggam ketika sedang menjaga toko atau beraktivitas di tempat usaha. Ia berharap kejadian yang dialaminya menjadi pelajaran agar masyarakat selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi kejahatan yang dapat terjadi kapan saja.(Liddya Bahy)

