MIMIKA,(timikabisnis.com) – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika berencana memanggil Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Mimika setelah menerima aspirasi dari Solidaritas Pelajar Mimika yang menuntut penambahan kuota beasiswa afirmasi serta pemerataan bantuan pendidikan bagi pelajar Orang Asli Papua (OAP) dari tujuh suku di Kabupaten Mimika.
Aspirasi tersebut disampaikan oleh puluhan pelajar yang tergabung dalam Solidaritas Pelajar Mimika dalam pertemuan bersama Komisi III DPRK Mimika di Ruang Rapat Komisi III DPRK Mimika, Selasa (19/5/2026).
Pertemuan itu dipimpin Ketua Komisi III DPRK Mimika Herman Gafur, didampingi Anggota Komisi III Elias Mirip. Hadir pula Wakil Ketua I DPRK Mimika Asri Akkas, Ketua Badan Kehormatan DPRK Mimika Ester Rika Agustina Komber, Anggota DPRK Mimika Amons Jamang, serta mendapat pengawalan dari personel Polres Mimika.
Koordinator Solidaritas Pelajar Mimika, Orison Tatogo, mengatakan pihaknya datang untuk menyampaikan aspirasi terkait penambahan kuota beasiswa afirmasi dan pemerataan bantuan pendidikan agar seluruh pelajar OAP memperoleh kesempatan yang sama.
“Kami datang untuk menyampaikan permintaan penambahan kuota beasiswa dan pemerataan bantuan pendidikan bagi pelajar OAP dari tujuh suku di Mimika,” ujarnya.
Menanggapi hal itu, Ketua Komisi III, Herman Gafur menegaskan bahwa seluruh aspirasi telah dicatat dan akan segera dibahas bersama Dinas Pendidikan. Jika diperlukan, Pihaknya juga akan menghadirkan Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) agar persoalan tersebut dibahas secara komprehensif.
“Poin-poin yang adik-adik sampaikan sudah kami catat. Kami akan mengagendakan pertemuan dengan Dinas Pendidikan, dan bila perlu juga menghadirkan YPMAK agar semua persoalan ini dapat dibahas bersama,” kata Herman.
Ia menekankan bahwa tidak boleh ada diskriminasi dalam penyaluran bantuan pendidikan.
“Tidak boleh ada diskriminasi dalam bantuan pendidikan. Semua anak-anak Mimika berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan,” tegasnya.
Herman juga meminta para pelajar segera menyerahkan data lengkap mengenai jumlah pelajar, sekolah atau perguruan tinggi, serta daftar pelajar yang belum menerima bantuan pendidikan.
Menurutnya, data tersebut sangat penting agar pihaknya dapat menyampaikan persoalan berdasarkan fakta saat bertemu dengan Dinas Pendidikan maupun YPMAK.
Wakil Ketua I DPRK Mimika Asri Akkas menegaskan bahwa DPRK akan mengawal serius aspirasi tersebut hingga mendapatkan solusi yang konkret.
“Aspirasi yang adik-adik sampaikan hari ini tentu akan kami tindak lanjuti dengan memanggil OPD-OPD mitra terkait,” ujarnya.
Ia juga berpesan agar para pelajar tetap fokus pada pendidikan dan menjauhi pengaruh negatif seperti konsumsi alkohol.
Dalam kesempatan itu, Ketua Badan Kehormatan DPRK Mimika, Ester Rika Agustina Komber, mengaku bangga atas keberanian para pelajar menyampaikan aspirasi secara langsung kepada DPRK Mimika.
“Apa yang adik-adik sampaikan hari ini akan menjadi perhatian dan perjuangan kita bersama. Tetap fokus belajar dan jauhi kegiatan-kegiatan yang tidak bermanfaat,” katanya.
Senada dengan itu, Anggota Komisi III DPRK Mimika, Elias Mirip, menegaskan bahwa data akan menjadi dasar penting bagi DPRK dalam memperjuangkan hak-hak pelajar.
“Data itu penting supaya kami dapat berbicara dengan Dinas Pendidikan dan memastikan tidak ada lagi anak-anak yang tertinggal,” ujarnya.
Komisi III DPRK Mimika memastikan seluruh aspirasi Solidaritas Pelajar Mimika akan ditindaklanjuti demi mewujudkan akses pendidikan yang adil, merata, dan bebas diskriminasi bagi seluruh pelajar di Kabupaten Mimika.(Anis Batalotak)

