Bupati Mimika Lepas 123 Jemaah Haji ke Tanah Suci

MIMIKA,(timikabisnis.com) — Pemerintah Kabupaten Mimika resmi melepas keberangkatan 123 jemaah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi dalam prosesi yang berlangsung khidmat di Graha Eme Neme Yauware, Timika, Selasa (28/4/2026).

Jumlah tersebut terdiri atas 120 jemaah dan tiga petugas pendamping. Seluruh calon jemaah haji telah melalui tahapan administrasi, pemeriksaan kesehatan, serta bimbingan manasik secara menyeluruh guna memastikan kesiapan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Pada musim haji tahun ini, jemaah tertua tercatat berusia 90 tahun, sedangkan jemaah termuda berusia 18 tahun.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mimika, Muhammad Hilal, mengatakan keberangkatan jemaah dibagi dalam dua gelombang.

Gelombang pertama dijadwalkan berangkat pada 29 April 2026 dan diawali dengan pawai syiar menuju Bandara Mozes Kilangin.

Sementara itu, gelombang kedua akan diberangkatkan pada 10 Mei 2026 menuju Embarkasi Makassar. Seluruh jemaah yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 29 selanjutnya dijadwalkan bertolak ke Mekkah pada 12 Mei 2026.

Muhammad Hilal menegaskan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini mengedepankan pelayanan yang inklusif.

“Penyelenggaraan haji tahun ini mengedepankan pelayanan ramah lansia, disabilitas, dan perempuan, dengan prioritas pendampingan agar seluruh jemaah dapat beribadah dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Bupati Mimika, Johannes Rettob, dalam sambutannya mengingatkan bahwa ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan menyeluruh, baik fisik, mental, maupun finansial.

Ia mengimbau para jemaah untuk menjaga kesehatan, mengikuti arahan petugas, serta menjunjung nama baik daerah dan negara selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

“Ibadah ini bukan sekadar perjalanan biasa, tetapi perjalanan spiritual yang membutuhkan pengorbanan, kesabaran, dan keikhlasan untuk meningkatkan keimanan kepada Allah SWT,” kata Johannes.

Johannes juga menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan saling tolong-menolong selama menjalani seluruh rangkaian ibadah haji.

Ia berharap para jemaah dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperbanyak ibadah, memperdalam keimanan, serta memperbaiki diri agar menjadi pribadi yang lebih baik sepulang dari Tanah Suci.

Menurut dia, Pemerintah Kabupaten Mimika terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan bagi jemaah haji, mulai dari pembinaan, pendampingan, hingga perlindungan selama proses keberangkatan sampai kepulangan.

Di akhir sambutannya, Johannes mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendoakan para jemaah agar diberikan kelancaran dalam perjalanan, kesehatan selama menjalankan ibadah, serta kembali ke tanah air dengan selamat dan meraih predikat haji mabrur.

“Kami berharap seluruh jemaah diberikan kelancaran dalam perjalanan, kesehatan selama menjalankan ibadah, dan kembali ke tanah air dengan selamat serta membawa perubahan yang lebih baik dalam kehidupan,” tutupnya.(Liddya Bahy)

Administrator Timika Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *