MIMIKA,(timikabisnis.com) – Bantuan rehabilitasi rumah bagi warga kurang mampu di Wilayah Kelurahan Inauga, Distrik Wania, kembali digaungkan setelah kurang lebih 10 tahun belum tak ada jawaban pasti.
Hal tersebut disampaikan warga dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Distrik Wania yang digelar pada Jumat (27/2/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Warga berharap pemerintah dapat memberikan harapan pasti atas aspirasi lama yang kembali diusulkan itu.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Distrik Wania, Merlyn Temorubun, mengatakan usulan rehabilitasi rumah dari Kelurahan Inauga telah ditindaklanjuti dan dimasukkan dalam daftar prioritas tahun anggaran berjalan.
“Kelurahan Inauga memiliki perangkat yang aktif dan selalu memberikan data yang akurat. Usulan ini sudah kami sampaikan ke instansi teknis dan masuk dalam daftar prioritas,” ujarnya.
Menurut Merlyn, program perumahan memiliki beberapa jalur pengusulan, baik melalui Musrenbang maupun jalur pengawasan DPR. Namun seluruhnya tetap harus melalui proses verifikasi agar tepat sasaran.
“Bantuan harus diberikan kepada masyarakat yang benar-benar berhak, terutama yang berada pada desil 1 sampai desil 3,” tegasnya.
Ia menambahkan, pemerintah menggunakan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebagai acuan utama dalam menentukan penerima bantuan guna memastikan objektivitas dan transparansi.
Saat ini, kata Merlyn, pihak distrik tengah berkoordinasi dengan instansi teknis dan Dinas Sosial untuk melakukan pengecekan ulang data calon penerima sesuai kategori desil yang berhak.
Merlyn menegaskan, program rehabilitasi rumah merupakan bantuan jangka panjang yang dapat diaudit hingga bertahun-tahun ke depan. Karena itu, seluruh proses administrasi harus dipastikan bersih dan jelas sebelum bantuan direalisasikan.
“Program ini bisa diaudit hingga 10 tahun ke depan. Kami bertanggung jawab memastikan semua dokumen clean and clear sebelum ditandatangani,” katanya.
Kendati demikian, Merlyn mengatakan, Pemerintah Distrik Wania berharap melalui koordinasi lintas sektor dan penggunaan data yang akurat, bantuan rehabilitasi rumah yang telah lama dinantikan masyarakat dapat segera terealisasi secara tepat sasaran dan akuntabel.(Liddya Bahy)

