Wagub Papua Klemen Tinal dimakamkan di Samping Makam Kedua Orang tuanya

Timika (timikabisnis) – Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal yang meninggal dunia di Jakarta pada Jumat (21/5) akhirnya dimakamkan secara militer di kompleks pemakaman keluarga Tinal, Jalan Cenderawasih Kelurahan Karang Senang SP3, Timika, Senin (24/5).

Prosesi pemakaman dimulai pukul 10.00 WIT dari Pendopo rumah negara yang mana pelepasan dilakukan secara Militer. Jenasah almarhum Klemen Tinal kemudian dibawa ke Gereja GKII Elisabeth Kuala Kencana untuk dilakukan ibadah.

Seusai Ibadah Jenasah kemudian dibawa kepemakaman keluarga Tinal SP3. Jenasah almarhum diantar oleh ribuan masyarakat Mimika yang hadir untuk memberikan penghormatan terakhir.

Upacara pemakaman Klemen Tinal dipimpin oleh Bupati Mimika Eltinus Omaleng, dimulai sekitar pukul 14.00 WIT.

Diawali dengan pembacaan riwayat hidup almarhum Klemen Tinal dan penghormatan kepada jenazah, kemudian peti jenazah diturunkan ke liang lahat oleh prajurit TNI dan Polri diikuti dengan dentuman suara tembakan ke udara.

Almarhum Klemen Tinal dimakamkan tepat di samping makam kedua orang tuanya yaitu Pendeta Abdiel Tinal almarhum dan Ibu Elisabet Tinal almarhumah.

Adik almarhum Klemen Tinal, Trifena Tinal meminta semua keluarga dan masyarakat Mimika mengiklaskan kepergian kakaknya menghadap Sang Pencipta.

“Tanggal 21 Mei 2021 pukul 04.00 WIB kakak saya Klemen Tinal sudah tiba di rumah Bapa di surga,” ucap Trifena, anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar.

Trifena menyampaikan apresiasi atas perhatian begitu besar dari pemerintah dalam mengurus jenazah almarhum Klemen Tinal mulai di Jakarta, kemudian dibawa ke Jayapura dan selanjutnya dibawa ke Timika.

Almarhum Klemen Tinal lahir di Beoga, Kabupaten Puncak, Papua pada 23 Agustus 1970, meninggalkan seorang isteri bernama Stefra Sodora Dupuy yang akrab disapa Yolanda Tinal bersama tiga orang anak yaitu Lidya Natalia Tinal, William Tinal dan Daud Salomom Tinal.

Karir politik almarhum Klemen Tinal berawal sejak memimpin organisasi Pemuda Pancasila di Mimika pada dekade 1990-an saat masih aktif sebagai karyawan PT Freeport Indonesia.

Bersama tokoh Mimika lainnya, Klemen Tinal ikut memperjuangkan pembentukan Kabupaten Mimika sebagai daerah otonom baru terlepas dari kabupaten induk Fakfak.

Pada November 2001, dalam usia yang relatif masih sangat muda yaitu 30 tahun, Klemen Tinal meraih suara mayoritas DPRD Mimika untuk terpilih sebagai Bupati Mimika definitif, mengalahkan Titus Oktovianus Potereyauw almarhum yang saat itu menjabat Caretaker Bupati Mimika.

Bersama pasangannya Abdul Muis, Klemen Tinal kembali terpilih untuk periode kedua sebagai Bupati Mimika hasil Pilkada 2008.

Pada 2012, Klemen Tinal secara resmi dipinang oleh Lukas Enembe untuk maju bertarung pada kontestasi Pilkada Papua. Pasangan Enembe-Tinal meraih suara terbanyak dan kemudian dilantik menjadi Gubernur-Wagub Papua pada 2013.

Pasangan Enembe-Tinal kembali terpilih untuk periode kedua sebagai Gubernur-Wagub Papua periode 2018-2023. (don)

Administrator Timika Bisnis