Tiga Anggota DPRD Mimika Serap Aspirasi di Distrik Wania

Kegiatan Reses dari tiga anggota DPRD Mimika Dari Dapil III, masing masing Mariunus Tandiseno,S.Sos, Daud Bunga,SH dan Merry Pongutan di distrik Wania/ Foto : Istimewa

TIMIKA- (timikabisnis.com) –
Tiga anggota DPRD Mimika dari Daerah Pemilihan III masing masing, Mariunus Tandiseno, S,sos (Golkar), Daud Bunga, SH (Nasdem) dan Merry Pongutan (Golkar) menggelar kegiatan reses di tiga lokasi yang berbeda di distrik Wania, kabupaten Mimika.

Tiga lokasi yang dijadikan tempat kegiatan reses oleh tiga anggota dewan Dapil III tersebut diantaranya, pertemuan bersama warga masyarakat di wilayah Kelurahan Nawaripi Kelurahan Kamoro Jaya, di Kelurahan Wonosari Jaya SP 4 dan Jalan Samratulangi belakang kantor Sekretariat Tongkonan.

Reses pertama dilakukan tiga anggota DPRD Mimika di dapil III tersebut di Nawaripi yang dikemas dengan dialog dan tatap muka dengan mengikuti protokol kesehatan Covid-19 dengan mendengarkan keluh kesah warga. Sejumlah keluhan dan aspirasi warga disampaikan kepada tiga anggota dewan.

Dari tiga kali pertemuan dengan warga yang telah dilakukan, anggota DPRD Mimika dari Partai Nasdem mengakui ada ada 10 poin  yang di terima dari warga masyarakat diantaranya, warga meminta adanya perbaikan jalan penghubung, jembatan dan drainase.

Menurut Daud Bunga, warga mengeluhkan kondisi jalan lingkungan yang saat ini dalam kondisi rusak parah, salah satu contoh jalan menuju Sekolah Taruna. Disini terjadi persoalan karena jalan tersebut saat hendak dikerjakan terdapat penolakan dari warga masyarakat setempat.

Sementara warga di Kelurahan Wonosari Jaya SP4 , mereka mengeluhkan soal tranpaortasi menuju lokasi perkebunan. Mereka mengakui dengan ditimbunnya jalan, bisa membantu meperlancar aktifitas warga dalam mengambil hasil pertanian dan perkebunan.
Hal senada juga di sampaikan anggota DPRD Dapil III lainnya, Mariunus Tandiseno,S.sos bahwa mereka mengeluhkan dimana Mama-mama di SP 4 yang berjualan di badan jalan.

“Mereka Mama mama yang berjualan di badan jalan itu kasihan, dan saya melihat langsung dan merasa prihatin. Kami tidak janji, tapi kami akan upayakan agar Mama mama yang berjualan di jalan bisa ada tempat yang layak dan nyaman”kata Mariunus.

Menurut Tandiseno, yang juga dikeluhkan warga SP 4 adalah soal sampah, dimana mereka meminta agar tidak terjadi penumpukan sampah dan tidak lagi berserakan di jalan jalan.

“Persoalan sampah ini dimana mana, tetapi juga tergantung dari kesadaran warga masing masing. Karena itu, untuk sampah ini perlu keterlibatan dan peran masyarakat sendiri,”katanya.

Sementara anggota DPRD lainnya, Merry Pongutan mengakui keluhan warga yang disampaikan adalah soal tidak meratanya pembagian Minyak Tanah dari beberapa pangkalan.

“Banyak juga keluhan warga terkait jatah minyak tanah yang tidak merata, honor ketua ketua RT. Serta adanya permintaan warga untuk dilakukan pemekaran RT yang baru, dan terkait hal ini dewan juga mengkajim dan coba melakukan investigasi untuk memastikan keluhan warga tersebut, “kata Merry.

Menurut Merry, bahwa hal lain yang juga banyak dikeluhkan warga adalah soal pelayanan posyandu yang perlu di tingkatkan serta peratan medis yang digunakan petugas perlu ada alat yang baru.  (Opa) 

Administrator Timika Bisnis