MIMIKA, (timikabisnis.com)- Kasus covid 19 kembali merebak di masyarakat. Informasi yang beredar di media massa mengatakan telah terjadi peningkatan infeksi di beberapa negara Asia termasuk Indonesia.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Mimika, Reynold Ubra mengatakan Kementerian Kesehatan Indonesia telah resmi mengeluarkan surat edaran terkait kewaspadaan terhadap peningkatan kasus Covid 19. Kemenkes meminta agar semua fasilitas kesehatan mensosialisasikan protokol kesehatan bagi seluruh masyarakat.
Reynold mengungkapkan sejauh ini belum ada ditemukan kasus yang parah melainkan hanya kasus ringan berupa batuk dan pilek. Meskipun begitu, Dinas Kesehatan dan Fasilitas Kesehatan yang ada di Mimika tetap waspada melakukan pemantauan dan menjalankan sistem surveilance.
” Kami sudah punya sistem surveilance dan masih jalan dan juga tim gerak cepat. Surat dari Kemenkes pun sudah kami respon. Intinya jika di Indonesia kalau dengar pernyataan Kemenkes adalah omicron berarti itu gejalanya ringan, ucap Reynold saat diwawancarai usai mengikuti kegiatan, Kamis (5/6/2025).
Menurutnya, sejak dua tahun lalu, masyarakat sudah bersahabat dengan covid-19 dan sudah menerapkan new normal. Ditambah cakupan vaksin dosis 1,2,3 di Kabupaten Mimika mencapai 80 persen. Oleh karena itu ia menghimbau agar masyarakat tidak perlu takut dan cemas menanggapi surat edaran tersebut.
” Tidak usah takut dan cemas. Yang dikhawatirkan kalau gejalanya berat. Tetapi tetap jaga pola hidup sehat mengikuti protokol kesehatan, memakai masker dan mencuci tangan,” ucapnya. (Lyddia Bahy).

