TIMIKA, (timikabisnis.com) – Kantor Pencarian dan Pertolongan atau Searh and Rescue (SAR) Timika, Papua Tengah melaksanakan operasi penyelamatan untuk menangani sebanyak 20 laporan kecelakaan laut sepanjang tahun 2024.
Kepala Kantor SAR Timika, I Wayan Suyatna, S.H.,M.M. Selasa (31/12/2024) mengatakan,Kecelakaan yang ditangani oleh Kantor SAR Timika selama tahun 2024 sesuai dengan UU 29 tahun 2014,diantaranya adalah,kecelakaan laut, udara, dan darat, (kondisi membayakan manusia dan tanggap darurat pada bencana alam).
“Untuk kecelakaan laut, dengan total 20 kejadian, korban selamat 240 orang, 5 orang meninggal dunia, dan 21 orang dinyatakan hilang,” jelas Wayan Suyatna.
Lanjut kata Dia, Kecelakaan laut, sebagian besar permasalahannya adalah kapal alami mati mesin, diterjan ombak, kemudain hilang kontak.
Sedangkan kecelakaa udara selama tahun 2024 nihil atau tidak ada.
Kemudian kondisi membahyakan manusia sebanyak 5 kali, seperti orang hilang di hutan, hanyut di sungai, hilang pada saat mancing.
“Dengan rincian 1 orang selamat, dan orang 4 meninggal dunia,” sebutnya.
Sedangkan bencana alam (banjir) 1 kali tapi tidak ada korban.
“Jadi jumlah total kejadian selama tahun 2024 yang ditangani SAR Timika sebanyak 26 kejadian, 20 kecelakaan laut (kapal) , kondisi membahayakan manusia 5 kali, banjir 1 kali,” tutupnya. (Red)

