MIMIKA,(timikabisnis.com) – Anggota DPRK Mimika Daerah Pemilihan (Dapil) IV, Benyamin Sarira, SE, melaksanakan kegiatan reses tahap III tahun 2025 di Kelurahan Wonosari Jaya, Distrik Wania. Dalam kegiatan tersebut, Benyamin Sarira menerima tiga aspirasi utama dari warga setempat.
Kegiatan reses ini dihadiri oleh para ketua RT dan masyarakat Kelurahan Wonosari Jaya. Turut mendampingi Benyamin Sarira, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), yakni Ketua Umum PKB Peggy Partcia Patipy, Sekretaris Partai PKB, Syarif Locoro dan Setwan DPRK Mimika serta tim pendukung Benyamin Sarira yang akrab disapa Bensar.
Dalam sesi dialog, warga mengusulkan pembangunan jembatan di Jalan Supoyono yang saat ini kondisinya sudah patah. Menurut salah satu warga, usulan tersebut telah disampaikan selama lima tahun melalui Musrenbang, namun hingga kini belum membuahkan hasil.
Selain itu, warga juga mengusulkan perbaikan gorong-gorong di simpang tiga Jalur 7 Jalan Supoyono yang dilaporkan telah rusak atau jebol. Aspirasi lainnya adalah permintaan perhatian terhadap pembangunan dan perbaikan tempat-tempat ibadah di wilayah Dapil IV, Distrik Wania.
Warga juga berharap agar aspirasi yang telah diusulkan pada kegiatan reses sebelumnya dapat terus diperjuangkan, serta meminta anggota DPRK dari Dapil IV untuk mengawal usulan masyarakat mulai dari Musrenbang tingkat kampung, kelurahan, hingga distrik.
Menanggapi hal tersebut, Benyamin Sarira menyampaikan bahwa aspirasi warga yang disampaikan pada reses tahap I dan II telah diteruskan kepada pemerintah daerah. Ia berharap pada tahun 2026 mendatang, berbagai keluhan masyarakat dapat direalisasikan.
Ia juga mengungkapkan bahwa sejumlah usulan warga dalam Musrenbang, seperti pembangunan puskesmas, penanganan banjir, serta perbaikan jalan lingkungan di SP 4, merupakan bagian dari perjuangan anggota DPRK Dapil IV.
Terkait pembangunan jembatan dan perbaikan gorong-gorong, Benyamin Sarira mengatakan pihaknya telah menyampaikan hal tersebut kepada pemerintah daerah melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
“Ini menjadi catatan kami untuk terus mendorong dan mengawal agar dapat dijawab oleh pemerintah pada tahun berikutnya,” ujarnya.
Mengakhiri kegiatan reses, Benyamin Sarira juga menyerahkan bantuan berupa pengeras suara (toa) untuk rumah ibadah serta bantuan bahan bangunan berupa semen kepada masyarakat. (Anis Batalotak)

