Pj Bupati Dukung Pengusutan Kasus Penganiayaan Petugas Sampah

MIMIKA,(timikabisnis.com) – Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Mimika – Papua Tengah Yonathan Demme Tangdilintin mendukung pengusutan kasus penganiayaan yang menimpa petugas sampah oleh orang tak dikenal (OTK) pada Kamis, (13/2/2025).

Kehadiran Pj Bupati Tengah Yonathan Demme Tangdilintin bersama Asisten Bidang Ekonomi Setda Mimika, Frans Kambu Polsek Miru ditemui langsung oleh Wakapolsek Miru AKP I Made Kumpul.

Pj Bupati Tengah Yonathan Demme Tangdilintin mengatakan, Kami peduli dengan teman teman yang jadi korban penganiayaan ini.

“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat perlu taat memenuhi ketentuan, mengenai persampahan ini. Kerjasamanya dibutuhkan, kalau lingkungan bersih pasti potensi penyakit bisa diminimalisir,” ungkap Pj Bupati Yonathan Demme Tangdilintin pada wartawan.

Ia menegaskan, Seharusnya petugas sampah harus dilindungi bukan dilakukan seperti ini.

“Tentunya proses formal ini saya harap kepolisian bisa melindungi karena teman teman yang bertugas sebagai petugas sampah. Jadi, pertama masyarakat harusnya merasa bersyukur ada teman teman yang luar biasa bekerja sebagai petugas sampah, kedua saya mohon perlindungan aparat kepolisian Karena ini kejadian ini bukan baru pertama,”ujarnya.

Dikatakan Pj Bupati bahwa Kehadiran dirinya disini karena peduli dengan anggota petugas sampah.

Dari informasi yang dihimpun media ini bahwa, seorang petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mimika diduga dianiaya oleh sekelompok orang tak dikenal, di Jalan WR Soepratman, dekat jalan tembusan Jalan Hassanudin, Mimika, Papua Tengah.

Menurut informasi yang diterima, peristiwa ini terjadi Kamis (13/2/2025) sekitar pukul 04.31 WIT. Saat itu ia sedang dalam perjalanan menuju kantor DLH yang beralamat di Jalan Cenderawasih, Mimika, Papua Tengah depan Keuskupan Timika.

Namun, setibanya di lokasi kejadian, korban dihalang oleh sekelompok orang yang sedang meminta tumpangan.

Namun, karena dalam kondisi mabuk, korban pun tidak mengangkut para komplotan yang menghadang tersebut. Di situlah terjadi penganiayaan dan pelemparan batu terhadap mobil pickup yang dikemudikan oleh korban. (Red)

Administrator Timika Bisnis