MIMIKA,(timikabisnis.com) – Pengurus Dewan Pastoral Stasi Santo Petrus SP 1 periode 2026–2029 resmi dilantik dalam perayaan Ekaristi yang berlangsung khidmat di Gereja Santo Petrus SP 1, Minggu (8/3/2026).
Pelantikan tersebut menjadi momen penting bagi umat sekaligus menandai dimulainya masa pelayanan baru dalam kehidupan menggereja di Stasi Santo Petrus SP 1.
Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Pastor Gabriel Ngga, OFM dan diikuti oleh umat dalam suasana penuh doa dan sukacita. Dalam perayaan tersebut, para pengurus yang baru dilantik mengucapkan janji kesediaan di hadapan Allah dan umat untuk menjalankan tugas pelayanan dengan penuh tanggung jawab.
Prosesi pengucapan janji itu menjadi tanda komitmen para pengurus untuk mengabdikan diri dalam pelayanan umat serta mendukung perkembangan kehidupan menggereja di Stasi Santo Petrus SP 1.
Dalam homilinya, Pastor Gabriel Ngga, OFM mengajak seluruh umat beriman untuk senantiasa menyediakan waktu berjumpa dengan Tuhan, Sang Pemilik air hidup, melalui dialog pribadi, pendalaman iman, serta penghayatan akan harapan dan kasih dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, semangat tersebut harus menjadi dasar kehidupan umat beriman sekaligus menjadi kekuatan untuk membangun solidaritas dan kebersamaan sebagai umat Allah.
Ia juga berpesan secara khusus kepada para pengurus yang baru dilantik agar mampu menjadi teladan dalam pelayanan serta menghadirkan kebaikan bagi umat.
“Para pengurus yang baru dilantik diharapkan dapat menjadi sumber air sejati bagi semua orang, yang menghadirkan kesegaran, harapan, dan semangat dalam kehidupan umat beriman,” ujar Pastor Gabriel dalam homilinya.
Sementara itu, Pastor Norbertus Broery Renyaan, OFM selaku Wakil Ketua Umum Dewan Pastoral Stasi Santo Petrus SP 1 menegaskan bahwa Dewan Pastoral Stasi memiliki peran penting dalam kehidupan menggereja.
Menurutnya, dewan pastoral menjadi jembatan yang menghubungkan pastor dengan umat sehingga komunikasi dan pelayanan gereja dapat berjalan dengan baik.
“Dewan Pastoral Stasi berdiri sebagai perantara antara pastor dan umat. Karena itu, mereka diharapkan dapat membantu pastor sekaligus membantu umat dalam kehidupan beriman,” kata Pastor Norbertus.
Ia juga mengingatkan para pengurus agar selalu menyadari tugas dan tanggung jawab mereka sebagai pelayan umat. Pelayanan yang dijalankan hendaknya dilandasi dengan kesediaan memberikan kemampuan terbaik bagi Tuhan dan sesama.
“Sebagai orang yang berdiri di tengah, Dewan Pastoral Stasi diharapkan menjadi perpanjangan tangan gereja serta sarana penghubung umat dengan Tuhan. Karena itu, penting bagi setiap pengurus untuk tetap mengingat janji kesediaan dan menggunakan seluruh kemampuan yang dimiliki dalam tugas pelayanan,” tambahnya.
Ketua Dewan Pastoral Stasi Santo Petrus SP 1 yang baru terpilih, Saur Simbolon, berharap kepengurusan yang telah terbentuk dapat bekerja secara solid demi kemajuan pelayanan umat.
“Harapan kita, tim yang sudah terbentuk dan dilantik ini dapat bekerja sama secara solid untuk mewujudkan pelayanan umat yang semakin baik ke depan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa para pengurus berkomitmen menjadi pelayan yang baik dan ramah bagi umat, sekaligus membawa perkembangan positif bagi kehidupan menggereja di Stasi Santo Petrus SP 1.
“Dengan pelantikan pengurus baru ini, diharapkan pelayanan semakin berdedikasi, membawa stasi ini berkembang ke arah yang lebih baik, serta memperkuat persatuan umat dalam membangun iman yang hidup dan berbuah,” pungkasnya.(Liddya Bahy)

