Pasca Kematian Muhamad Idris, Warga Sulsel di Timika Blokade Jalan Hasanudin

Ratusan warga Sulawesi Selatan  di Timika masih memblokade satu jalur jalan Hasanudin Timika, Papua Tengah, Sabtu (18/11/2023/foto : husyen opa

TIMIKA, (timikabisnis.com) – Pasca Kematian Muhammad Idris yang diduga dibunuh secara sadis pada, Sabtu (18/11/2023) siang, keluarga dan masyarakat kerukunan Sulawesi Selatan yang ada di Timika memblokade Jalan Hasanudin sepanjang area Pasar Sentral Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Dari pantauan timikabisnis.com, pada Sabtu (18/11/2023) malam, warga Sulawesi Selatan memalang jalan hasanudin Timika sesaat setelah kematian Muhammad Idris sejak  pukul 16.00 WIT hingga pukul 20.00 Wit.

Aparat keamanan yang dipimpin Kasat Intelkam AKP Budi Susanto, dan sejumlah aparat berusaha bernegoisasi dengan warga KKSS, untuk bisa membuka akses jalan biar arus lalulintas berjalan lancar, namun warga sebagian tetap ingin akses jalan ditutup.

Sekitar Pukul 21.00 Wit, awalnya warga sepakat untuk membuka setengah jalan dari arah eks Karaoke Happy Papy menuju arah ke SP 5, namun kembali warga ngotot untuk tetap menutup akses jalan agar warga yang hendak melayat bisa bebas.

Kehadiran Ketua KKSS Mimika, Syamsudin sekitar pukul 21.30 WIT dilokasi TKP kembali bernegoisasi dengan aparat untuk tetap ditutup akses.

Sempat terjadi ketegangan antara warga dan aparat kepolisian, warga sebagian memaksa agar akses jalan tetap di tutup hingga proses pemakaman pada Minggu (19/11/2023) besok. Sampai saat ini warga tetap masih memblokade Jalan Hasanudin jalur kiri menuju SP 5.

Dari informasi yang diperoleh, polisi belum bisa memastikan motif kematian Muhammad Idris yang ditemukan bersimbah darah di kiosnya Jalan Hasanudin Timika, Sabtu (18/11) sore.

Sekitar pukul 19.00 Wit jenasah Muhammad Idris usai di visum luar di RSUD Mimika dibawah keluarga untuk di semayamkan di rumah duka di Jalan Hasanudin Irigasi Timika. (opa)

Administrator Timika Bisnis