MIMIKA,(timikabisnis.com) – Memasuki triwulan II tahun anggaran 2026, Bupati Mimika Johannes Rettob meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika segera mempercepat realisasi program kerja agar target pembangunan dan pelayanan publik dapat berjalan optimal.
Penegasan itu disampaikan Johannes Rettob saat memimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di halaman Kantor Pusat Pemerintahan SP 3, Senin (4/5/2026).
Dalam arahannya, Johannes Rettob menekankan pentingnya disiplin dan evaluasi kinerja ASN guna mendukung optimalisasi pelaksanaan program kerja tahun 2026.
Menurutnya, saat ini pemerintah daerah telah memasuki triwulan kedua semester pertama. Karena itu, seluruh OPD diminta segera mempercepat realisasi program dan memperkuat koordinasi lintas instansi agar target pembangunan dapat tercapai sesuai rencana.
“Sekarang kita sudah masuk triwulan kedua. Saya minta seluruh OPD segera mempercepat realisasi program dan memperkuat koordinasi agar pelaksanaan kegiatan berjalan optimal,” ujar Johannes Rettob.
Bupati juga menyoroti masih adanya laporan mengenai sikap sebagian pegawai yang dinilai kurang berani dalam menjalankan tugas.
Menurutnya, kondisi tersebut dipicu rasa khawatir berlebihan terhadap hal-hal yang belum tentu terjadi.
Ia menilai, keraguan dalam bekerja justru dapat menghambat kinerja organisasi dan berdampak langsung pada pelayanan publik. Karena itu, seluruh ASN diminta lebih percaya diri serta fokus menjalankan tanggung jawab sesuai tugas dan aturan yang berlaku.
“Masih banyak laporan yang saya terima, ada pegawai yang kurang berani melaksanakan tugas karena rasa khawatir yang berlebihan. Yang penting bekerja sesuai tanggung jawab dan aturan yang ada. Saya tegaskan, Bapak-Ibu tidak perlu takut dengan proses yang ada,” tegasnya.
Johannes Rettob memastikan setiap proses kerja memiliki mekanisme pertanggungjawaban yang jelas. Dengan demikian, para pegawai diharapkan tetap bekerja secara profesional sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing tanpa perlu diliputi rasa cemas.
Selain itu, Bupati mendorong seluruh perangkat daerah untuk menyusun dan melaporkan realisasi kegiatan secara transparan.
Menurutnya, evaluasi terhadap pelaksanaan program sangat penting untuk mengidentifikasi kendala yang dihadapi di lapangan.
Ia berharap, melalui pelaporan dan evaluasi yang rutin, setiap permasalahan dapat segera ditemukan akar penyebabnya sehingga dapat diselesaikan secara cepat dan tepat sasaran.
“Saya berharap semua bisa melaporkan realisasi kegiatan, kita cari penyebab masalah dan kita selesaikan dengan cepat,” tuturnya.
Melalui penegasan tersebut, diharapkan kinerja pemerintahan pada triwulan kedua dapat semakin efektif, sehingga program pembangunan berjalan optimal dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.(Liddya Bahy)

