Komisi C Desak Pemkab Mimika Segera Jalankan Program APBD 2023 

Anggota Komisi C DPRD Mimika, Sasiel Abugau/Foto : husyen opa

TIMIKA, (timikabisnis.com) – Anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Mimika, Sasiel Abugau mendesak agar seluruh program kegiatan yang terakomodir di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Mimika tahun anggaran 2023 untuk segera dilaksanakan.

Penegasan tersebut disampaikan anggota DPRD Mimika dari Fraksi PDI Perjuangan, Sasiel Abugau saat ditemui awak media di kantor DPRD Mimika di Jalan Cendrawasih, Mimika, Papua Tengah, pada Selasa (17/1/2023) siang.

“Karena Legislatif dan Eksekutif sudah melakukan evaluasi APBD Tahun 2023 beberapa hari lalu di Ibukota Provinsi Tengah di Nabire, sehingga diharapkan program segera dilaksanakan secepatnya. Kepada OPD OPD segera menyiapkan seluruh tahapan dari lelang hingga pelaksananaan sebuah kegiatan bisa dapat berjalan sesuai target,”tegas Sasiel Abugau.

Ditambahkan Sasiel, pelaksanaan seluruh kegiatan terutama program fisik tidak lagi seperti tahun tahun sebelumnya, yang selalu terlambat karena terlambat dalam pelaksanaan.

“Kalau bisa bulan Maret hinga pertengahan itu seluruh kegiatan fisik agar segera dilaksanakan, jangan menunggu pertengahan tahun atau akhir tahun baru mulai dilaksanakan. Kebiasaan lama yang sebelum sebelumnya tidak lagi terjadi, Plt Bupati harus tegas kepada pimpinan OPD OPD yang ada untuk segera melaksanakan kegiatannya sehingga mutu dan kualitas sebuah pekerjaan itu hasilnya baik,”pintanya.

Untuk tahun 2023 Sasiel mengharapkan program usulan dari pemerintah maupun dari Pokok Pikiran (Pokir) dari anggota DPRD Mimika dapat dilaksanakan secara bersamaan, sehingga lembaga legislatif juga dapat mengawasi dengan benar program yang dijalankan.

“Progra melalui Pokir harus dilaksanakan diawal tahun, sehingga dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Mimika. Karena program pokir itu sasarannya adalah masyarakat yang ada di distrik distrik dan kampung kampung.

“Karena pokir dewan itu programnya menyentuh langsung ke masyarakat yang lebih banyak ada di distrik dan kampung kampung, sehingga harus lebih awal dikerjakan karena tingkat kesulitan  kemahalannya juga sangat tinggi. Karena itu program pokir harus menjadi atensi OPD OPD tehnis, terutama pembangunan perumahan, pembangunan dan peningkatan jalan, dan infrastruktur lainnya,”katanya. (opa)

Administrator Timika Bisnis