Keterbatasan Anggaran Batasi Ruang Gerak Program Satpol PP Mimika

MIMIKA,(timikabisnis.com) – Keterbatasan anggaran membatasi ruang gerak program Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Mimika pada 2026. Dari total anggaran sekitar Rp46 miliar, sebagian besar atau sekitar Rp41 miliar terserap untuk belanja pegawai.

Kepala Satpol PP Mimika, Yulius Koga, mengatakan besarnya porsi belanja pegawai membuat instansinya hanya memiliki ruang anggaran yang sempit untuk menjalankan program dan kegiatan operasional di lapangan.

“Dari total sekitar Rp46 miliar, Rp41 miliar terserap untuk belanja pegawai. Sisanya baru digunakan untuk kegiatan seperti sosialisasi, penertiban, dan pengamanan,” kata Yulius saat ditemui di Kantor Bappeda Mimika, Senin (4/5/2026).

Menurut Yulius, sisa anggaran sekitar Rp5 miliar itu harus digunakan untuk membiayai seluruh kegiatan rutin Satpol PP, mulai dari penertiban, pengawasan, pengamanan aksi, hingga sosialisasi kepada masyarakat.

Karena keterbatasan tersebut, ia mengatakan,Satpol PP Mimika belum menyiapkan program baru pada 2026. Fokus kegiatan masih diarahkan pada pelaksanaan program rutin yang dinilai lebih mendesak dan harus tetap berjalan.

Ia menjelaskan, kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri, terutama setelah Satpol PP Mimika berstatus tipe A yang memiliki struktur organisasi lebih besar dengan kebutuhan operasional yang juga meningkat.

“Dengan status tipe A, idealnya kebutuhan anggaran juga meningkat. Namun karena sebagian besar anggaran habis untuk belanja pegawai, ruang kami untuk menjalankan program menjadi sangat terbatas,” ujarnya.

Selain persoalan anggaran, Yulius juga membeberkan keterbatasan fasilitas kantor yang hingga kini dinilai belum memadai. Ruang kerja yang tersedia disebut tidak lagi ideal untuk menunjang aktivitas personel yang jumlahnya cukup besar.

Meski demikian, Satpol PP Mimika telah menuntaskan perencanaan pembangunan kantor baru. Pihaknya kini mendorong agar proses pembangunan dapat segera direalisasikan guna menunjang peningkatan kinerja dan pelayanan ke depan.

“Perencanaannya sudah selesai. Sekarang tinggal kami dorong agar pembangunan bisa segera dilaksanakan,” katanya.(Liddya Bahy)

Administrator Timika Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *