Kali di Jalan Ki Hajar Dewantara Dipenuhi Sampah, DLH Mimika Ajak Warga Peduli Lingkungan 

MIMIKA, (timikabisnis.com)- Persoalan sampah yang menumpuk salah satunya di kali kawasan Jalan Ki Hajar Dewantara, Kabupaten Mimika, kembali menjadi sorotan.

Tumpukan sampah yang memenuhi saluran air dinilai terjadi akibat masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama kebiasaan membuang sampah sembarangan ke kali dan drainase.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Mimika, Jefri Deda mengatakan, kondisi tersebut masih menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena selain mengganggu kebersihan kota, sampah yang menumpuk juga berpotensi menimbulkan banjir serta berbagai penyakit di lingkungan masyarakat.

Menurutnya, sampah yang tersebar di pinggir jalan, saluran air, hingga kawasan permukiman menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan masih perlu ditingkatkan. Kurangnya sosialisasi terkait pengelolaan sampah juga dinilai turut mempengaruhi perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan.

” Kami melihat masih banyak masyarakat yang membuang sampah di saluran air dan kali. Seperti yang terlihat hari ini, begitu banyak sampah yang tertimbun. Ini mungkin sudah terjadi lama sehingga menghambat aliran air,” ucap Jefri saat diwawancarai pada Selasa (26/5/2026) usai melakukan aksi nyata bersih kali.

Lebih lanjut dikatakan bahwa hal ini menunjukkan kesadaran dalam menjaga kebersihan lingkungan masih perlu ditingkatkan.

Ia menjelaskan, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mimika akan terus melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga kebersihan mulai dari lingkungan rumah masing-masing.

Menurut Jefri, persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan dan kesadaran bersama agar lingkungan tetap bersih dan sehat.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk mulai membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya serta tidak menjadikan saluran air dan kali sebagai lokasi pembuangan sampah.

” Menjaga kebersihan harus dimulai dari diri sendiri dan dari rumah. Jika semua masyarakat memiliki kepedulian yang sama, maka lingkungan yang bersih dan sehat bisa terwujud,” tandasnya. (Lyddia Bahy).

Administrator Timika Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *