JNE Dukung UMKM Timika Bangkit Pasca Pandemi dalamWebinar Ngajak Online 2022

Timika (timikabisnis) – Pandemi COVID-19 yang melanda tanah air sejak Maret 2019 silam berakibat pada performa puluhan juta UMKM termasuk UMKM Timika.

Pada faktanya, tidak sedikit pebisnis yang menghadapi berbagai kesulitan dalam melakukan adaptasi menuju digital.

Urgensi ini menjadi faktor utama bagi JNE untuk mengadakan webinar JNE
Ngajak Online, Goll…Aborasi Bisnis Online 2022.

Sebagai perusahaan yang bergerak dibidang logistik, JNE ketiga kalinya menghadirkan JNE Goll..Aborasi Ngajak Online yang kali ini bertempat di Kota Timika, Selasa (4/10/2022) secara virtuali melalui ZOOM.

Mengangkat tema ‘Transformasi Bisnis di Era Serba Digital, webinar ini dihadiri oleh Branch Manager JNE Timika, Harianto dengan kedua pegiat UMKM Timika yaitu Achmad Akbar selaku Owner Achmad Souvenir dan James Worang selaku Owner Jasy Wong.

“Dengan acara ini, JNE sebagai perusahaan murni nasional ikut serta memajukan bangsa tercinta terkhususnya UMKM Timika untuk dapat bersaing di daerah lainnya serta
mengembangkan tiap usaha secara digital.” kata Harianto dalam keterangan tertulisnya kepada media Timikabisnis.com, Selasa (4/10/2022).

Dalam menghadapi transisi penjualan dari offline ke online, Achmad Akbar selaku Owner Achmad Sovenir, menjelaskan adanya keuntungan dan kemudahan yang dirasakan sebagai
pemilik bisnis oleh-oleh khas Papua, utamanya dalam berinteraksi dengan customer.

“Perpindahan ke online ini cukup banyak keuntungannya, kita bisa memanfaatkan setiap fitur yang disediakan dari tiap platform, hal itu mempermudah kami untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan pelanggan. Seperti contohnya banyak customer melakukan pemesanan
oleh-oleh melalui WhatsApp” kata Achmad.

Di sisi lain, James Worang sebagai pemilik toko rohani Nasrani, Jasy Wong mengatakan tetap tidak beralih dari penjualan melalui toko offline. Berkolaborasi bersama JNE, James berinovasi dengan mewujudkan pemasaran OMNI Channel atau penjualan lintas platform baik offline
dan online.

“Awalnya kami memang offline tapi kami tidak beralih, melainkan menambahkan pasar dengan penjualan online melalui media sosial seperti Facebook, Instagram dan WhatsApp.

Sementara dari sisi pengiriman, kami dibantu oleh JNE. Kami juga merasakan dampak dari media sosial seperti FaceBook Ads yang menarik lebih banyak konsumen berpotensi.” kata James

Potensi digitalisasi bagi UMKM yang mampu memperluas pasar, tak lepas dari berbagai kendala seperti kurangnya SDM yang menguasai serta gangguan akses internet. Berangkat dari kendala ini, JNE Timika berinisiasi untuk membantu UMKM Timika.

“Pastinya, kami selalu ada untuk membantu perkembangan UMKM khususnya di Timika.
Kami hadir dengan segala program yang dapat digunakan oleh teman-teman UMKM, seperti pelatihan untuk proses pengiriman barang dan program lainnya yang mendukung UMKM Timika.” kata Harianto.

Dalam webinar ini, terlihat optimisme ratusan pegiat UMKM Timika yang hadir dalam mempertahankan bisnisnya dengan konsistensi dan keinginan untuk belajar mengenai digitalisasi.

Sebagai informasi, Timika merupakan kota ke-47 dari gelaran webinar JNE Ngajak Online 2022 – Goll…Aborasi Bisnis Online yang pada tahun 2021 telah dilakukan di 60 kota diseluruh Indonesia.

Setelah Kota Timika, gelaran roadshow ini akan kembali hadir di Kota
Yogyakarta pada 7 Oktober 2022. (tim)

Administrator Timika Bisnis