Timika (timikabisnis) – Wakil Ketua I DPRD Mimika, Aleks Tsenawatme dengan tegas menyatakan menolak surat permohonan salah satu kelompok untuk menggelar demo menerima Pemekaran Daerah Otonomi Baru ( DOB) yang rencananya akan digelar pada Rabu (13/4/2022) pada jam 09.00 Wit pagi.
Kepada wartawan melalui saluran telpon genggamnya, Selasa (12/4/2022) Aleks mengatakan alasan pihaknya menolak surat yang dikirim sekelompok warga ini hanya satu adalah menghindari potensi konflik. Surat tersebut berisikan akan menyampaikan aspirasi mendukung DOB Baru yakni Pemekaran Provinsi Papua Tengah dengan Ibukota di Timika.
Dimana surat tersebut menguraikan bahwa DPR RI sudah menyetujui Pemekaran Provinsi Papua Tengah dengan Ibukota di Timika dan akan sampaikan aspirasi dengan menggerakkan dan melibatkan massa sebanyak 2.000 orang.
Mereka juga akan bawa alat peraga berupa Bendera Merah Putih spanduk, Pamflet, sound sistem.
Sementara sebelumnya ada sekelompok masyarakat yang memasukan surat hendak menggelar demo penolakan tapi itu juga tidak jadi maka atas pertimbangan akan ada muncul konflik maka DPRD menolak surat hari ini.
Memang dalam surat ini rencana mereka akan sampaikan aspirasi di Kantor DPRD dan Sentra Pemerintahan SP 3 pada jam 09.00 wit pagi dan surat itu ditandatangani oleh Ketua Forum Peduli Pemekaran Provinsi Papua Tengah Yance Yohanis Boy AU dan Koordinator Aksi, Toro Kayame. Surat itu dengan tembusannya disampaikan ke Bupati Mimika dan Ketua DPRD Mimika.
Bagi Aleks, soal penyampaian aspirasi baik yang menolak maupun yang menerima sama-sama berpotensi konflik maka sebagai pimpinan DPRD dengan tegas menyatakan menolak dan tidak menerima masa pendemo. (tim)

