MIMIKA,(timikabisnis.com) – Dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika diberi waktu selama dua bulan untuk menyiapkan struktur organisasi serta tugas pokok dan fungsi masing – masing OPD.
Dua OPD baru tersebut yakni Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) serta Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif. Pembentukan OPD ini ditandai dengan pelantikan dan pengukuhan pejabatnya yang berlangsung di Lobby Gedung A Pusat Pemerintahan (Puspem) SP 3, Kamis (15/1/2026).
Untuk BRIDA, Slamet Sutejo dipercayakan sebagai kepala dengan Bernard Ansaka sebagai sekretaris. Sementara itu, jabatan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif dipercayakan kepada Elisabeth Cenawatin dan Daniel Orun sebagai Plt Sekretaris.
Bupati Mimika Johannes Rettob dalam sambutannya mengatakan, pembentukan dua OPD baru tersebut bertujuan agar pemerintah daerah dapat bekerja lebih fokus dan optimal sesuai bidang masing-masing.
Ia menegaskan, para pejabat yang baru dilantik diberi waktu dua bulan untuk menyusun struktur organisasi, menyiapkan perangkat kerja, serta merumuskan tugas pokok dan fungsi (tupoksi).
“Kita sudah memiliki dua OPD baru. Saya berharap dalam waktu dua bulan ini mereka mampu menyiapkan tugas pokok dan fungsi serta struktur organisasi dengan baik,” ujarnya.
Johannes Rettob menjelaskan, pembentukan OPD baru tersebut dinilai penting, terutama untuk sektor kebudayaan dan pariwisata yang memiliki potensi besar di Mimika.
Menurutnya, kekayaan budaya daerah membutuhkan perhatian dan pengelolaan yang lebih serius melalui perangkat dinas yang khusus menangani bidang tersebut.
“Tahun ini kebudayaan dan pariwisata menjadi perhatian khusus. Kita punya potensi yang luar biasa, sehingga harus ditangani oleh OPD yang benar-benar fokus,” jelasnya.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa setelah seluruh proses persiapan selesai, pemerintah daerah akan melakukan seleksi terbuka untuk mengisi jabatan kepala OPD secara definitif.
“Waktu dua bulan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Setelah semuanya siap, akan dilakukan pelantikan pejabat definitif melalui proses seleksi terbuka,” pungkasnya. (Lyddia Bahy)

