Timika (timikabisnis) – Hoya adalah salah satu distrik di wilayah Kabupaten Mimika. Untuk bisa sampai ke Hoya Pemerintah Distrik dan Pemerintahan Kampung harus menyewa helikopter dengan nilai sewa hampir 100 juta lebih.
Dengan mahalnya biaya transportasi, maka masyarakat dan pemerintah distrik mendesak Pemkab Mimika segera membangun lapangan terbang (lapter) di ibukota distrik di Hoya.
” Selama ini kalau mau naik kami kumpul dana baru sewa helikopter. Bila ada warga yang sakit dan harus dirawat di Timika kami juga patungan kumpul uang baeu sewa helikopter yang nilainya ratusan juta,” kata Kadistrik Hoya, Karel Kum kepada wartawan di depan kantor Lemasa, Selasa (25/5).
Karel mengakui dalam forum OPD kali lalu Distrik Hoya hanya usulkan pembangunan lapter. Dengan bangun lapter berarti pesawat kecil sudah bisa layani masyarakat Hoya. Hoya ada 6 kampung yang jaraknya tidak berjauhan. Maka pemkab cukup bangun lapter di Hoya itu sudah melayani semua warga Hoya yang beejumlah 1000 lebih KK.
Selama ini kaya Karel masyarakat Hoya tidak bisa bepergian kemana- mana karena tidak ada transportasi. Transportasi satu- satunya adalah helikopter. ” Memang lahan untuk lapter sudah warga buka yang jaraknya hampir 700 meter. Tinggal saja pemkab bantu buat rata landasan pacu supaya pesawat bisa mwndarat.
Memang ada bukit tapi warga dan pengusaha sudah kasih rata tinggal saja pemkab kasih poles lagi,” jelas dia. (don)

