Timika (Timikabisnis) – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertans) Kabupaten Mimika dinilai sukses melakukan pelatihan ketrampilan kepada pencari kerja Orang Asli Papua (OAP) pada tahun anggaran 2022 lalu melalui dana otsus.
Untuk itu, kegiatan ini kembali dilaksanakan pada tahun anggaran 2023, bahkan anggaran yang disiapkan mengalami peningkatan sebanyak 100 persen.
Kepala Disnakertrans Kabupaten Mimika, Paulus Yanengga, menuturkan, kalau tahun lalu dana yang dialokasikan untuk kegiatan tersebut sebesar Rp2 miliar pada tahun ini naik menjadi Rp4 miliar.
“Tahun lalu itu dana 2 miliar, pesertanya sebanyak 100 orang. Tahun ini dengan adanya penambahan dana, peserta bisa 200 orang bahkan lebih,” kata Paulus, seperti dikutip dari mimikakab.go.id situas resmi Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mimika, Jumat (24/2/2023)
Paulus menjelaskan, ada 6 jurusan dalam pelatihan keterampilan ini, yaitu mengemudi, pengelasan, alat berat loader, alat berat beko loader, alat berat excavator, dan operator alat berat.
“Enam jurusan ini disesuaikan kebutuhan pasar kerja di Mimika. Nanti setelah mengikuti pelatihan keterampilan, peserta akan mendapatkan sertifikat yang mana itu digunakan untuk melamar kerja di PT. Freeport Indonesia atau kontraktor,”kata Paulus.
Paulus menambahkan, kegiatan ini merupakan kerja sama dengan Kementerian Tenaga Kerja dan Balai Latihan Kerja Sorong, Papua Barat.
“Mereka yang kita latih tahun lalu, saat ini sudah terserap dibeberapa perusahaan yang ada di Mimika. Disitulah bentuk keberhasilan kita, menyiapkan SDM yang terampil dan bisa diterima di dunia kerja khususnya di Mimika khususnya Orang Asli Papua,” kata Paulus. (sel)

