
Timika,(timikabisnis.com) – Salah satu bukti pemanfaatan Dana Desa (DD) dengan membangun Dermaga Tambat dan Jembatan di kampung Timika Pantai (Timuka) disitrik Mimika Tengah yang baru saja dilaksanakan beberapa hari lalu manfaatnya sangat membantu masyarakat, karena itu Pemerintah kabupaten Mimika untuk jangan ragu mengucurkan dana ke kampung untuk membangun berbagai infrastruktur.
Hal tersebut ditegaskan, Wakil Ketua II DPRD Mimika Yohanes Felix Helyanan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika tidak perlu ragu untuk memberikan bantuan anggaran ataupun program apapun kepada kampung kampung terlebih khusus di pesisir Mimika.
Pasalnya, anggaran DD yang terbatas bisa dipergunakan untuk pembangunan fasilitas yang sangat mendukung kelangsungan hidup masyarakat di kampung-kampung, salah satunya pembangunan jembatan di kampung Timika Pantai.
“Secara pribadi dan mewakili lembaga DPRD saya mengapresiasi masyarakat di distrik Mimika Tengah terlebih masyarakat Timuka yang punya inisiatif sampai terwujud jembatan,” kata John Tie sapaan Wakil Ketua II, usai kunjungan, Kamis (11/3) lalu.

Sebagai anak yang besar di pesisir bersama Wabup Mimika Johannes Rettob, tentunya harus memiliki inisiatif dari pemerintah untuk menerima dan menjawab kebutuhan masyarakat melalui program-program diluar program yang bersumber dari DD.
Artinya melalui DD, Pemkam bisa membuat suatu program nyata yang dinikmati oleh masyarakat, apalagi program dari pemerintah dan percayakan masyarakat untuk melaksanakan tentunya akan jauh lebih baik.
“Sebagai anak disini (Mimika) dan pak wakil juga sebagai anak daerah dan pak Maturbongs sebagai anak Timika Pantai, saya berpikir bahwa kita harus punya inisiatif dari pemerintah bagaimana kita melihat keinginan masyarakat yang besar dengan terwujud jembatan itu berarti kalau program pemerintah ke kampung-kampung seperti itu kita sudah tidak meragukan lagi itu, jadi pasti lebih baik lagi,” jelasnya.
Untuk itu, pasca diresmikan, jembatan tersebut bisa membantu masyarakat dalam kegiatan bongkar muat barang dan juga pergerakan manusia, sehingga tidak perlu mencari lokasi untuk menambatkan perahu kedepannya.
“Kita berharap agar jembatan itu bisa menjadi fasilitas penghubung. Artinya kita selama ini melihat tambatan perahu ini sangat dibutuhkan supaya lebih mempermudah kegiatan bongkar muat, kegiatan masyarakat dan terutama kunjungan, kita tidak perlu cari tempat parkir lagi dan perahu-perahu itu bisa ditambat disitu,” harapnya. (opa)
