Bappeda Mimika Lakukan Verifikasi Data Menindaklanjuti RPJMD 2020-2024

TIMIKA (Timikabisnis.com) – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Mimika melakukan Pertemuan verifikasi data penyusunan evaluasi dan revisi dokumen rencana strategis (Renstra) perangkat daerah Kabupaten Mimika periode 2020-2024.

Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk menindaklanjuti pertemuan pertama kegiatan penyusunan dokumen evaluasi revisi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Senin (20/9/2021) di Hotel Horison Diana, Timika, Papua.

Yulianus Sasarari, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat mewakili Bupati Mimika, Eltinus Omaleng saat membuka kegiatan mengatakan penyusunan RPJMD didasarkan pada hasil evaluasi kinerja periode sebelumnya.

“Yang menjadi permasalahan pembangunan, isu-isu strategis serta potensi-potensi unggulan daerah” tuturnya.

Adapun jumlah keseluruhan program yang ditransformasikan dalam proses revisi RPJMD Kabupaten Mimika 2020-2024 sebanyak 133 program.

Menurutnya, Revisi RPJMD dan Renstra Perangkat Daerah hendaknya dilakukan secara konsisten, transparan, partisipatif, dan penuh tanggung jawab, sehingga dapat mencapai visi misi yang sudah ditetapkan.

“Oleh sebab itu saya harapkan seluruh perangkat daerah berpartisipasi dan berperan aktif dalam proses evaluasi dan revisi renstra perangkat daerah supaya dapat menghasilkan dokumen yang baik” harapnya.

Sekertaris Bappeda, Hilar Limbong Allo menyampaikan ada beberapa Pokok pikiran yang perlu diperhatikan dalam penyusuan evaluasi dan resntra daerah Kabupaten Mimika kali ini.

Pertama karena ditetapkannya permendagri 90 Tahun 2019 tentang klasifikasi, kodefikasi, dan nomenklatur perencanaan pembangunan dan keuangan daerah, yang dimutahirkan dengan kepmendagri Nomor 50/3/3708Tahun 2020 tentang hasil verifikasi dan validasi pemutahiran klarifikasi, kodefikasi dan nomenklatur perencanaan pembangunan dan keuangan daerah, yang mengamanatkan seluruh pemerintah daerah untuk menyesuaiakan/ mentransformasikan program dan kegiatan pembangunan ke dalam regulasi tersebut.

Kedua karena adanya Pandemi Covid-19 yang mengakibatkan banyak kegiatan mengalami refocusing yang berdampak pada pencapaian target

Ketiga Perlu mengetahui seberapa besar pencapaian target yang telah tercapai pada tahun pertama tahun 2020 pada tingkat Kabupaten dan Renstra pada tingkat OPD.

“Ada beberapa hal sehingga terjadi pergeseran, itulah yang harus dievaluasi dan di revisi” ucapnya.

Hilar melanjutkan, bahwa dasar dari segala sesuatu adalah perencanaan, jadi jika perencanaan itu jauh dari hal yang kita rencanakan dari yang sebelumnya maka akan menjadi temuan nantinya. “Tidak sesuai perencanaan dengan pelaksanaan” cemasnya.

Pelaksanaan kegiatan yang digelar selama dua hari ini, dimaksudkan untuk menjaga komitment dan sinergitas seluruh perangkat daerah dalam rangka pencapaian visi dan misi Bapak Bupati Mimika dan Wakil Bupati Mimika yang tertuang dalam RPJMD.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan agar seluruh perangkat daerah tetap focus dan berperan aktif dalam merencanakan, melaksanakan, memonitoring, mengevaluasi dan melaporkan seluruh capaian program dan kegiatan serta indikator yang telah diikuti bersama dalam mancapai visi dan misi Mimika.

Untuk mengukur pencapaian tersebut perlu ada pembenahan data dan informasi di seluruh sektor pembangunan yang ada disetiap OPD, dan informasi OPD yang sangat strategis dalam mencapai suatu target dalam mencapai suatu tujuan.

“Awal dari perencanaan itu adalah data. Jadi kami sangat berharap peran serta Kasubag sebagai ujung tombak di OPD. Bapak/Ibu data yang disampaikan kepada tim nanti, kita harap data itu akurat, sehingga dapat membantu dalam membuat RPJMD dan menyusun Renstra” ujarnya” pesannya.

Harapan yang dipinta oleh Bappeda khusunya kepada Pimpinan OPD dalam hal ini Kasubag Program agar dapat memberikan data yang baik dan akurat, sehingga nanti antara perencanaan dan pelaksanaan maupun pelaporan evaluasinya nanti bersinergi.

“Jangan perencanaannya lain, kegiatannya lain, dievaluasinya juga lain, itu yang sangat kita hindarai jangan sampai terjadi demikian” tegasnya.

Dia berharap semua perangkat daerah ikut berperan aktif, khususnya dalam melengkapi beberapa data sektoral yang masih kurang untuk melengkapi data perencanaan. (yun)

Administrator Timika Bisnis