Akhirnya Tembok Pembatas Itu Dirobohkan

Timika (timikabisnis) –  Jemaah Masjid Al-Hidayah dan Jemaat Gereja Maranatha yang terletak dibelakang Perumahan Pondok Indah Amor merasa lega, karena tembok pembatas yang selama ini menghalangi akses ke tempat ibadah mereka sudah dirobohkan.

Isak maing, Sekretaris jemaat GKI Maranatha mengucapkan terimakasih kepada Anggota DPRD M Nurman Karupukaro yang sudah mau memfasilitasi akses jalan ke Gereja untuk jemaat yang tinggal di Pondok Indah Amor.  Hal ini disampaikan langsung saat politisi partai Gerindra ini datang melihat kondisi tembok yang sudah dirobohkan, Senin (8/8).

“Gereja Maranatha sudah berdiri sudah kurang lebih satu tahun, selama ini akses jalan menuju gereja memutar karena ditutup, akhirnya jemaat meminta izin melewati halaman Masjid Al-Mujahidin Pondok Amor, SP3. Terima kasih juga kepada DKM Masjid Al-Mujahidin Pondok Amor, yang sudah memberikan akses jalan sementara kepada jemaat selama tiga bulan terakhir” kata Isak.

Lebih lanjut Isak berharap akses jalan dari Pondok Amor yang sudah disepakati segera dikerjakan, agar jemaat Maranatha yang saat ini berjumlah 600 jemaat dapat akses jalan sendiri.

Serupa dengan Jemaat Maranatha, Jamaah Masjid Al-Mujahidin  sudah memperjuangkan akses jalan selama empat tahun, namun tidak ada hasil. Setelah Pak Nurman turun memfasilitasi, akhirnya akses jalan bisa dibuka, kata pengurus DKM Masjid, Jumadi.

Sementara itu Nurman saat diwawancarai mengatakan, terkait permasalahan Masjid dan Gereja di Amor, semenjak empat tahun meminta kepada pihak developer untuk membangun rumah ibadah, tapi karena tidak ada kesepakatan, akhirnya warga Amor membuat rumah ibadah secara Swadaya di Luar area Pondok Amor.

Dari pihak Developer membuat pagar yang menghalangi warga ke tempat ibadah, setelah kami dapat informasi dari masyarakat yang mengadu ke DPRD hari Senin (1/8). Kami DPRD merespon dengan cepat, hari Rabu (3/8) langsung diadakan pertemuan dengan menghadirkan pemerintah secara keseluruhan, mulai dari Kelurahan, Bagian Kesra, Dinas perumahan, Lurah didampingi Babinsa dan DPRD sebagai Inisiator, bertempat di Masjid Al-Mujahidin.

Dari pertemuan tersebut disepakati untuk membuka akses jalan ke Masjid maupun Gereja , menindaklanjuti pertemuan tersebut, hari Minggu (7/8), tembok yang menghalangi akses kerumah Ibadah mulai dibongkar.

“Sebagai wakil rakyat saya mengucapkan terimakasih kepada pihak Developer yang sudah lapang dada membuka akses jalan kepada warga untuk beribadah, diharapkan pihak developer mana saja yang membuat perumahan bisa juga membuat fasilitas umum, seperti Masjid, Gereja, maupun sekolah” Kata Nurman.

Nurman juga berharap Dinas PU bisa gerak cepat dengan datang melihat dan segera membangun jalan maupun jembatan, karena ini sudah berada diluar lokasi perumahan’ katanya. (tim)

Administrator Timika Bisnis