Timika (timikabisnis) – Kampung Mandiri Jaya Distrik Wania melaksanakan musyawarah kampung khusus untuk menetapkan hasil pendataan data desa berbasis SDGs Tahun 2021, bertempat di balai kampung, Rabu (14/7).
Hari ini kita akan menetapkan hasil kerja tim yang sudah bekerja selama tiga bulan, kedepan kami bekerja sesuai data yang ditetapkan saat ini, kata kepala kampung Mandiri Jaya, Elias Mirip, SE.
Penetapan ini dilaksanakan oleh badan musyawarah desa yang terdiri dari kepala desa, perangkat desa, pokja relawan, pendamping desa, maupun perwakilan masyarakat.
Ada empat materi yang disampaikan pada musyawarah desa ini, pertama menetapkan hasil pendataan desa berbasis SDGs, kedua menetapkan hasil pendataan survei RT, jumlah RT yang terdata sebanyak 11 RT dan 2 RW. Ketiga penetapan survei keluarga, jumlah Keluarga yang terdata sebanyak 424 keluarga dan yang keempat penetapan jumlah Individu sebanyak 1.983 jiwa.
Pendamping dari Kementerian Desa Aris Mendela dalam sambutannya mengatakan, sesuai petunjuk menteri Desa, untuk melaksanakan pembangunan harus melalui perencanaan yang baik, perencanaan diawali dari data, tanpa data hasilnya tidak tepat sasaran, kata Aris.
Lebih lanjut Aris menjelaskan arti SDGs, SDGs dalam arti sesungguhnya adalah Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, ada 18 tujuan yang ingin dicapai di kampung, mulai desa tanpa kemiskinan, desa tanpa kelaparan, desa sehat sejahtera, desa berkualitas, budaya desa yang dinamis dan adaptif.
Karena itu perlu data awal sebagai dasar untuk melakukan perencanaan pembangunan kampung. Nanti dari pendamping akan melakukan verifikasi usulan sesuai dengan tujuannya, kata Aris.
Diharapkan dari pembangunan berkelanjutan ini, ada peningkatan kesejahteraan kampung, dari desa tertinggal jadi desa berkembang, selanjutnya naik jadi desa Mandiri.
Kedepannya Data ini akan berbasis sistem online, jadi memudahkan untuk mencari data warga. Aris berharap kampung mandiri jaya membuat program pelatihan komputer untuk melatih pemuda pemudi kampung melek teknologi. (don)

