
TIMIKA,(timikabisnis.com) – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) berharap kepada pemerintah kabupaten Mimika untuk harus mempersiapkan secara matang rencana fase rehabilitasi dan rekonstruksi sosial dan ekonomi pasca wabah Pandemi Covid-19 selesai dan fase penanganan covid-19 dalam menghadapi ivent besar seperti PON XX dan Pesparawi ke XIII mendatang.
Harapan tersebut disampaikan Saleh Alhamid saat membacakan Pendapat akhir dan rekomendasi dari Fraksi PKB pada dalam Rapat Paripurna I Masa Sidang IV tentang Penyampaian Catatan Rekomendasi DPRD Mimika terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Mimika tahun anggaran 2020 dan Pendapat Akhir fraksi Fraksi dan Penutupan Pembahasan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (PP-APBD) Kabupaten Mimika tahun anggaran 2020 yang berlangsung, Jumat (9/7).
“Fraksi PKB berharap pemerintah segera mempersiapkan rencana fase rehabilitasi dan rekonstruksi dibidang sosial dan ekonomi pasca pandemi Covid-19 berakhir, sebab pasti akan ada dampak negatif terhadap perhelatan event besar PON dan Pesparawi. Karena itu, kiranya struktur APBD Mimika tahun 2021 sudah harus jelas perencanaan program, pembagian peran dan perencanaan keuangan,”tegas Saleh.
Dalam konteks penanganan Covid-19 dan pemberlakuan PPKM dari pusat sampai keaderah , Fraksi PKB berharap agar tidak hanya dampak ekonomi saja yang perlu direspon seperti isu PHK, penurunan Pendapatan Mayoritas warga, akan tetapi juga perhatian terhadap dampak sosial lainya.
“Berharap agar struktur Pelaporan LKPJ dapat disampaikan secara lebih terperinci dan komprehensif dengan tetap berpedoman pada PP Nomor 13 tahun 2019 tentang Laporan dan Evaluasi penyelenggaraan pemeirntah daerah,”harapnya.
Disamping itu, Fraksi PKB berharap kepada pemerintah daerah merevitalisasi sektor sektor primer yang bersentuhan langsung dengan peningkatan dan kebutuhan masyarakat di kabupaten Mimika.
“Pemkab harus merevitalisasi sektor sektor primer, seperti sektor pertanian, perikanan serta industri kecil lainnya. Termasuk meningkatkan pertumbuhan sektor manufaktur terutama dalam mendorong investasi untuk industri yang dapat menyerap tenaga kerja dalam jumlah yang besar khusus bagi warga masyarakat lokal,”pinta Saleh. (opa)
