
TIMIKA,(timikabisnis.com) – Komisi B DPRD Mimika mengaku Sumber Daya Alam dari sektor Perikanan dan Kelautan yang berlimpah yang dimiliki kabupaten Mimika harusnya bisa menjadi potensi Pendapat Asli Daerah (PAD) untuk menopang APBD Kabupaten Mimika.
Dari hasil Kunjungan Kerja (Kunker) hari terakhir pada Jumat (30/10) di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Poumako, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Komisi B DPRD Mimika berharap agar ada sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang jelas dari sektor perikanan.
Anggota DPRD Mimika dari Komisi B yang ikut dalam kunjungan hari terakhir, di pimpin oleh Ketua Komisi, Rizal Pata’dan,ST, Sekretaris Drs Tanzil Azharie, Louis Paerong,ST, Mathius Uwe Yanengga, Anton Palli,SH, dan Mery Pongutan.
Ketua Komisi B DPRD Mimika, Rizal Pata’dan,ST kepada wartawan usai melakukan kunjungan kerja di ruang Rapat Komisi B DPRD Mimika mengatakan, dari hasil kunjungan kerjanya ke PPI Poumako banyak hal yang ditemui dilapangan, salah satunya tingginya hasil tangkapan ikan menggunakan kapal dengan bobot besar lalu hasilnya dikirim keluar dari Timika.
“Kami temukan aktifitas yang sangat tinggi di PPI Poumako, dimana hasil tangakapan laut cukup tinggi oleh kapal-kapal penangkap ikan, lalu dikirim keluar Timika dengan kapal kontainer yang sangat besar. Menjadi pertanyaan kami Komisi B, apakah dari hasil perikanan ini seimbang dengan pendapatan yang diterima pemerintah. Ini yang akan kami telusuri dan akan kami rencanakan untuk menggelar RDP dengan dinas Perikanan,”tegas Rizal Pata’dan,ST, Jumat (30/10).
Sedangkan Anggota Komisi lainnya, Mathius Uwe Yanengga berharap kepada pemerintah melalui Dinas Perikanan dan Kelautan agar bisa menggenjot PAD dari sektor perikanan, sebab tidak sedikit hasil laut yang dibawa keluar Timika namun tidak jelas kontribusinya kepada daerah.
“Saya minta agar Dinas Perikanan dan Kelautan bisa bekerja keras untuk bisa menghasilkan PAD yang bisa menopang APBD Mimika dari sektor perikanan dan kelautan, sebab hasil kekayaan laut kita terus diambil dan dikirim keluar Timika. Saya kira harus ada kreatifitas dari dinas untuk bisa menjadi salah satu sumber PAD dan menjadi salah satu OPD penyumbang PAD tertinggi selain dari sektor pajak,,”pinta Yanengga.
Hal senada juga disampaikan anggota Komisi B lainnya, Louis Paerong,ST bahwa aktifitas usaha perikanan di PPI sangat menjanjikan terutama ketersediaan ikan segar di namun lebih banyak dikirim ke luar Timika.
“Kami melihat langsung aktifitas pengiriman hasil tangkapan berupa ikan segar dengan menggunakan kapal dengan bobot besar, sementara warga di Timika sangat susah mendapatkan ikan segar di pasar pasar. Bahkan, kami temukan banyak ikan dari luar seperti Kaimana, Dobo dan Tual yang dijual di Timika,”keluh Louis.

Ketua Komisi B DPRD Mimika, Rizal Pata’dan,ST bersama anggota dewan dari Komisi B lainnya saat melakukan Kunjungan Kerja ke PPI Poumako, Jumat (30/10)/Foto : donny bumbungan
Dijelaskan, selain kebutuhan ikan segar harus bisa terlayani bagi warga di Timika, fasilitas dan prasarana untuk menampung ikan segar juga harus disiapkan lebih banyak. Sebab sektor perikanan dan kelautan di kabupaten Mimika ini sangat menjanjikan dan perlu di gali.
“Dari sektor perikanan dan kelautan dari kegiatan PPI Poumako sangat menjanjikan kalau OPD tehnis mampu memanfaatkan potensi tersebut. Percuma kalau sektor perikanan dan kelautan begitu melimpah namun tidak dimanfaatkan potensi tersebut untuk bisa menjadi Pendapatan Asli Daerah bagi kabupaten Mimika,”ungkapnya. (*opa)
