MIMIKA,(timikabisnis.com) – Bupati Mimika Johannes Rettob meminta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mempercepat penyusunan perencanaan dan penganggaran daerah, khususnya untuk APBD Tahun Anggaran 2027.
Hal tersebut disampaikan Jhon Rettob saat apel bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Mimika, Senin (21/9/2026).
Dalam arahannya, Johannes Rettob mengapresiasi kehadiran para pegawai dalam apel serta menyampaikan terima kasih atas pelaksanaan tugas selama sepekan.
Ia juga mengingatkan seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus melakukan evaluasi guna meningkatkan kinerja pemerintahan.
Terkait APBD Perubahan, Rettob mengatakan pembahasan secara umum telah dilakukan bersama Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), serta pimpinan OPD.
Namun, sejumlah usulan prioritas dari OPD yang belum terakomodasi masih akan dibahas secara internal.
Menurut Rettob, keterbatasan anggaran mengharuskan pemerintah daerah lebih selektif dalam menentukan program dan kegiatan yang akan dilaksanakan.
“ Kita cukup mendapatkan kekurangan biaya yang sangat besar sesuai dengan APBD kita. Tapi kita tetap berjuang dan berdoa agar semua pelaksanaan ini bisa terlaksana,” ujar Rettob.
Sementara itu, dalam penyusunan APBD 2027, seluruh OPD diminta segera memasukkan usulan program dan kegiatan yang benar-benar sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Mimika.
Rettob juga menekankan pentingnya koordinasi, kolaborasi, dan sinkronisasi antarpimpinan OPD agar perencanaan pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri.
Setiap OPD diminta lebih cermat dalam menetapkan program prioritas.
Ia menegaskan efisiensi harus dilakukan terhadap sejumlah pengeluaran yang dinilai kurang mendesak, seperti perjalanan dinas, pelatihan dan lainnya yang tidak menjadi prioritas, serta kegiatan internal OPD yang menyerap anggaran cukup besar.
“Efisiensi harus kita lakukan. Untuk perjalanan dinas, diklat-diklat yang tidak penting jangan diberikan lagi. Kegiatan-kegiatan di dalam OPD yang terlalu banyak mengeluarkan dana, kita efisiensi di hal-hal itu,” tegasnya.
Lebih lanjut, Rettob mengatakan setiap OPD nantinya akan diminta mempresentasikan rencana program dan kegiatannya di hadapan TAPD dengan melibatkan Bupati dan Wakil Bupati Mimika.
Langkah tersebut katanya,dilakukan untuk melihat secara langsung prioritas masing-masing OPD sekaligus memastikan program yang diusulkan sesuai dengan target pembangunan Kabupaten Mimika.
Rettob menargetkan penyusunan APBD 2027 dapat dipercepat sehingga pembahasan bersama DPRK Mimika berlangsung sesuai jadwal. Penetapan APBD 2027 ditargetkan dapat dilakukan pada akhir November 2026.
“Kita harus cepat dalam penyusunan ini karena kita masih harus melakukan evaluasi lagi di tingkat provinsi dan selanjutnya,” tuturnya.
Rettob kembali mengingatkan seluruh pejabat, mulai dari pimpinan OPD, pejabat administrator, pengawas hingga pelaksana, agar menjadikan proses perencanaan anggaran sebagai bagian penting dalam mewujudkan pembangunan Mimika yang lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.(Liddya Bahy)

