Sukseskan Pesparawi Nasional XIV di Manokwari, PLN Siagakan Sistem Kelistrikan Berlapis

JAYAPURA (timikabisnis.com)- PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Papua dan Papua Barat memastikan kesiapan penuh sistem kelistrikan guna mendukung penyelenggaraan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV yang akan berlangsung di Manokwari pada 18–28 Juni 2026.

Event keagamaan berskala nasional ini dijadwalkan dibuka oleh Presiden Republik Indonesia pada 20 Juni 2026 di Ruang Terbuka Publik (RTP) Borarsi.

Sebagai salah satu agenda nasional yang akan dihadiri ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia, PLN menaruh perhatian khusus pada keandalan pasokan listrik di seluruh lokasi kegiatan.

Berbagai langkah antisipatif telah disiapkan untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar tanpa gangguan kelistrikan.

General Manager PLN UIW Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur, mengatakan bahwa seluruh infrastruktur kelistrikan yang akan mendukung kegiatan Pesparawi telah berada dalam kondisi siap operasi.

Menurutnya, PLN berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar peserta dan masyarakat dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan nyaman dan khidmat.

“Pesparawi Nasional XIV di Manokwari merupakan momen spiritual yang membanggakan bagi Tanah Papua. PLN berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang aman dan andal di seluruh lokasi kegiatan agar peserta dapat mengikuti perlombaan dan ibadah dengan nyaman serta penuh kekhusyukan,” ucap Roberth.

Untuk menjaga keandalan sistem selama pelaksanaan acara, PLN menerapkan skema pengamanan berlapis (multi-layer protection) dan menyiagakan 120 personel yang bertugas secara bergantian selama 24 jam.

Selain mengandalkan jaringan listrik utama, PLN juga menempatkan berbagai peralatan pendukung sebagai cadangan apabila terjadi gangguan.

Peralatan siaga yang disiapkan meliputi satu unit genset berkapasitas 200 kW, enam unit genset 100 kW, satu unit genset 40 kW, dan satu unit genset 20 kW. Tidak hanya itu, PLN turut menyiagakan delapan unit Uninterruptible Power Supply (UPS) berkapasitas 30 kVA, satu unit UPS 100 kVA, tujuh unit Gardu Bergerak (UGB), satu unit Kabel Bergerak (UKB), serta satu unit Kabel dan Kubikel Bergerak (UKKB).

Seluruh perangkat pendukung tersebut telah ditempatkan di sejumlah lokasi utama pelaksanaan Pesparawi, antara lain Auditorium Universitas Papua, Aula Utama Universitas Papua, Gedung Arfak Convention Hall Polda Papua Barat, Aula PKK Papua Barat, serta RTP Borarsi yang menjadi lokasi pembukaan dan penutupan kegiatan.

PLN juga telah menetapkan masa siaga kelistrikan sejak 15 Juni hingga 30 Juni 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh kebutuhan listrik selama persiapan, pelaksanaan, hingga berakhirnya kegiatan dapat terlayani secara optimal.

Roberth menegaskan bahwa pengamanan kelistrikan dilakukan secara menyeluruh di setiap tahapan kegiatan, termasuk pada momen-momen krusial yang melibatkan banyak peserta dan tamu undangan.

“Kami memastikan seluruh proses pengamanan berlangsung sejak tahap persiapan hingga seluruh peserta kembali ke daerah masing-masing. Dengan dukungan personel siaga dan infrastruktur yang telah dipersiapkan secara matang, PLN siap mengawal kelancaran seluruh rangkaian Pesparawi Nasional XIV di Manokwari,” tutupnya.

Melalui kesiapan infrastruktur, dukungan personel yang siaga penuh, serta sistem pengamanan berlapis yang diterapkan, PLN optimistis mampu menjaga keandalan pasokan listrik selama Pesparawi Nasional XIV berlangsung.

Dukungan tersebut diharapkan menjadi salah satu faktor penting dalam menyukseskan perhelatan keagamaan nasional sekaligus memberikan kenyamanan bagi seluruh peserta dan masyarakat yang terlibat. (Lyddia Bahy).

Administrator Timika Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *