Bupati Mimika Tegaskan OPD Tak Boleh Bentuk “Blok-Blok” di Lingkungan Kerja

MIMIKA,(timikabisnis.com) — Bupati Mimika, Johannes Rettob, menegaskan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika tidak boleh membentuk kelompok – kelompok atau “blok-blok” di internal instansi.

Penegasan tersebut disampaikan Johannes Rettob saat memimpin apel gabungan yang diikuti seluruh OPD di halaman Kantor Pusat Pemerintahan SP 3, Senin (4/5/2026).

Dalam arahannya, Johannes Rettob menekankan bahwa praktik pengelompokan di dalam OPD, baik berdasarkan kedekatan dengan pimpinan lama maupun pimpinan baru, tidak boleh lagi terjadi.

Menurutnya, pola kerja yang terkotak-kotak dapat mengganggu kekompakan dan menurunkan kinerja aparatur sipil negara (ASN), sehingga berpotensi menghambat efektivitas pelayanan kepada masyarakat.

“Jangan ada lagi yang membuat blok-blok di setiap OPD,” tegas Johannes Rettob.

Ia menekankan bahwa seluruh ASN harus memiliki satu visi yang sama, yakni bekerja untuk kepentingan masyarakat tanpa dipengaruhi kepentingan kelompok tertentu.

“Kita tidak ada blok-blok. Kita semua satu untuk pelayanan masyarakat,” ujarnya.

Johannes Rettob mengatakan, kekompakan internal menjadi kunci penting dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang efektif dan profesional. Karena itu, seluruh OPD diminta membangun suasana kerja yang harmonis, saling mendukung, dan menjunjung tinggi rasa kebersamaan.

Dengan budaya kerja yang solid, kata dia, setiap program dan kebijakan pemerintah daerah dapat berjalan lebih efektif serta tepat sasaran.

Selain menyoroti pentingnya soliditas aparatur, Johannes Rettob juga menyinggung kondisi sarana dan prasarana kerja yang masih perlu mendapat perhatian.

Ia mengakui, hingga saat ini masih terdapat kekurangan fasilitas dasar, seperti meja dan kursi bagi pegawai, yang dinilai dapat memengaruhi kenyamanan serta produktivitas kerja ASN.

Menurutnya, pemerintah daerah akan segera melakukan penataan dan pemenuhan kebutuhan fasilitas tersebut secara bertahap agar seluruh aparatur dapat bekerja lebih optimal.

Di akhir arahannya, Johannes Rettob kembali menegaskan bahwa kekompakan dan integritas aparatur menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pemerintahan yang efektif dan pelayanan publik yang berkualitas.

“Kita harus kompak. Dengan kekompakan, hasil pekerjaan kita lebih baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Mimika,” pungkasnya. (Liddya Bahy)

Administrator Timika Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *