Harga Bahan Baku Naik, PT Dwi Koala Sesuaikan Harga Produk AMDK di Mimika

MIMIKA,(timikabisnis.com) – Kenaikan tajam harga bahan baku plastik mendorong PT Dwi Koala, produsen Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) di Kabupaten Mimika, melakukan penyesuaian harga jual produknya.

Kebijakan tersebut mulai diberlakukan sejak 13 April 2026. Perusahaan menyebutkan, seluruh kebutuhan produksi masih bergantung pada pasokan dari luar daerah, khususnya Surabaya.

Dalam beberapa waktu terakhir, harga bahan berbasis plastik mengalami lonjakan signifikan. Kondisi ini diperparah dengan peningkatan biaya logistik yang mencapai 60 hingga 70 persen.

Manajer Pemasaran PT Dwi Koala, Reynaldo, mengatakan penyesuaian harga merupakan langkah yang tidak terhindarkan demi menjaga keberlangsungan operasional perusahaan.

“Kenaikan bahan baku berkisar 60–70 persen. Kami harus menyesuaikan harga jual di pasaran agar produksi tetap berjalan. Dengan cara ini, kami tidak perlu mengurangi jumlah karyawan maupun volume produksi,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).

Adapun rincian penyesuaian harga meliputi kemasan 1.500 ml per karton yang naik dari Rp50.000 menjadi Rp55.000, kemasan gelas dari Rp25.000 menjadi Rp27.000 per karton, serta galon 19 liter sistem tukar dari Rp20.000 menjadi Rp22.000.

Sementara itu, galon baru ukuran 19 liter mengalami kenaikan dari Rp85.000 menjadi Rp90.000. Untuk produk ukuran 330 ml dan 600 ml, perusahaan memastikan tidak ada perubahan harga.

Reynaldo menambahkan, distribusi produk saat ini masih berfokus di wilayah Kota Timika. Untuk wilayah luar kota maupun daerah pedalaman, penjualan dilakukan melalui jaringan distributor.

Pihak perusahaan juga memastikan bahwa kebijakan kenaikan harga telah disampaikan secara resmi kepada pelanggan serta instansi terkait, termasuk Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Disperindag Mimika, drh. Sabelina Fitriani, membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari perusahaan dan akan terus melakukan pengawasan di lapangan.

“Tentu kami akan mengambil langkah untuk terus melakukan pemantauan harga di lapangan,” ujarnya.(Liddya Bahy)

Administrator Timika Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *