MIMIKA,(timikabisnis.com) – Di tengah keterbatasan fasilitas, sebuah posyandu di wilayah Distrik Wania tetap setia melayani masyarakat selama kurang lebih lima tahun terakhir. Meski belum memiliki bangunan permanen, pelayanan kesehatan dasar bagi warga terus berjalan secara rutin.
Kepala Distrik Wania, Merlyn Temorubun, didampingi Kepala Kelurahan Kamoro Jaya, Musdalifa, melakukan kunjungan ke posyandu
Kampung Asiben – Wilayah Kelurahan Kamoro Jaya Distrik Wania,Selasa (6/1/2026). Posyandu tersebut melayani masyarakat setempat. Pelayanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan dasar bagi balita, ibu hamil, dan lansia.
Selain itu, para kader kesehatan aktif melakukan penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta pemberian suplemen vitamin sebagai upaya pencegahan dan pemantauan kesehatan masyarakat.
Merlyn Temorubun mengungkapkan bahwa selama ini posyandu tersebut beroperasi secara keliling menggunakan mobil ambulans karena belum memiliki gedung yang layak.
“Kurang lebih sudah lima sampai enam tahun mereka melayani masyarakat dari dalam mobil. Sampai sekarang belum ada bangunan permanen untuk posyandu ini,” ujar Merlyn saat diwawancarai melalui sambungan telepon.
Meski dengan segala keterbatasan, para tenaga kesehatan tetap menunjukkan dedikasi tinggi dalam melayani masyarakat.
“Tenaga kesehatannya luar biasa. Mereka tetap setia melayani walaupun serba terbatas. Pelayanan dilakukan dengan tulus, meskipun fasilitas yang ada belum memadai,” tuturnya.
Ia menambahkan, lokasi posyandu yang berada di perbatasan wilayah kelurahan menjadi salah satu kendala utama dalam pembangunan gedung permanen. Oleh karena itu, pihak distrik berharap adanya dukungan dari masyarakat terkait hibah lahan.
“Karena berada di wilayah perbatasan, kami berharap ada masyarakat yang bisa menghibahkan tanah. Setelah itu, kami akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar pembangunan posyandu bisa dipercepat,” jelasnya.
Merlyn berharap keberadaan posyandu ini terus dimanfaatkan masyarakat sebagai sarana pemeriksaan kesehatan rutin, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan.
“Kami berharap ada solusi bersama antara kepala kampung dan kepala kelurahan agar posyandu ini bisa memiliki bangunan yang layak. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke puskesmas untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dasar,” pungkasnya.(Liddya Bahy)

