Timika (timikabisnis) – Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, menjadi salah satu daerah yang digemari untuk dikunjungi dalam pameran hasil budaya, pertanian dan nelayan di even Penas KTNA 2023 di Padang.
Ketua Kontingen, Petrus Lewa Koten, mengatakan di stand Mimika memamerkan hasil produk khas Mimika, turut digemari para pengunjung,
“Di stand Kabupaten Mimika, pengunjung begitu antusias dengan produk-produk kita yang sangat unik. Misalnya, gorengan ayam cemplo, daun gatal yang sudah diolah jadi minyak, kopi khas amungkal, kripik tambelo, semua bisa dimakan dengan gratis. Ada juga kami bawa daun gatal mentah, untuk digosok di lengan dan betis, pengunjung mencobanya untuk menghilangkan pegal-pegal,” ungkapnya bangga.
Lagi katanya, mayoritas pengunjung mengira Kabupaten Mimika adalah ibukota Provinsi Papua Tengah, padahal Kabupaten Nabire. “Yang menarik sekali adalah, kita 3 pasang kontingen peserta kita peragaan busana Papua, menjadi penarik semua tamu untuk masuk ke stand timika. Mereka kira Timika itu provinsi padahal itu Nabire (Ibukota Papua Tengah),” ungkapnya.
Petrus membeberkan kronologi kegiatan mereka di Penas KTNA Padang 2023. “Hari Sabtu itu kegiatan Penas dibuka oleh Menko Perekonomian, Adnan Hartarto, dihadiri oleh para gubernur dan bupati se-Indonesia. Termasuk kita di timika, Bupati Mimika John Rettob hadir dalam pembukaan itu. Turut dihadiri Menteri-menteri Jokowi Kabinet Indonesia maju. Peserta dari Aceh sampai Papua Pegunungan, Papua Selatan itu ada,” ujarnya.
Sesudah pembukaan dilakukan peninjauan stand pameran oleh menteri dan para tamu penting. “Di situ betul-betul terlihat banyak sekali banyak produk UMKM dan produk teknologi terbaru di bidang pertanian dan nelayan yang dipamerkan baik oleh provinsi maupun dari kementerian pertanian,” sebutnya.
Menurutnya, kesempatan ini digunakan oleh para nelayan dan petani utusan dari Mimika untuk memperkaya pengetahuan. “Di situ banyak ilmu pengetahuan terlebih para petani kita mencatat menjadi bekal dan pengalaman ini bisa dibawa pulang. Hari ketiga dan hari keempat ada kegiatan tatap muka dan penyajian materi oleh departeman dalam rumpun ekonomi, terrbagi di sejumlah tempat. Di situ mereka mendapat ilmu-ilmu. Intinya yang kita petik adalah pengalaman baru di bidang teknologi pertanian dan nelayan,” paparnya.
Direncanakan kegiatan itu ditutup pada tanggal 15 Juni depan, dan akan dilanjutkan dengan city tour keliling Kota Padang, sebagai pengetahuan kekhasnya Kota Rendang yang produknya ada di mana-mana di seluruh nusantaran termasuk di Kabupaten Mimika. “Nanti penutupan tanggal 15. Hari ini dari panitia Penas mendaftarkan peserta yang mau ambil bagian dalam City Tour, bagi yang mau keliling Kota Padang,” tandasnya. (tim)

