Gelar Reses Tahap II, Mariunus Tandiseno Terima Aspirasi Seputar Pembangunan Infrastruktur

Suasana kegiatan reses yang dilaksanakan oleh anggota DPRD Mimika dari Dapil III asal Partai Golkar, Mariunus Tandiseno,S,Sos,M,Si, dengan bertatap muka dengan warga dari distrik Wania, Selasa (18/10/2022)/Foto : husyen opa

 TIMIKA, (timikabisnis.com) – Dari hasil kegiatan reses tahap kedua yang dilakukan oleh anggota DPRD Mimika Daerah Pemilihan III dari partai Golongan Karya (Golkar), Mariunus Tandiseno,S,Sos,M,Si pada Selasa (18/10/2022) di kediamannya di Jalan Yos Sudarso Depan SMA Negeri 1 Timika, Kelurahan Kamoro, Distrik Wania, masih menerima banyak usulan dan saran seputar pembangunan infrastruktur seperti, Jalan Tailing, Jalan Aspal, Drainase, Normalisasi Sungai dan penerangan listrik.

“Sejumlah saran maupun keluhan dari warga di distrik Wania dari hasil reses dengan tatap muka tadi, warga masih mengusulkan soal normalisasi sungai, drainase, pembangunan jalan dengan tailing serta penerangan listrik. Warga meminta harus dilakukan normalisasi sungai sehingga tidak terjadi air meluap saat banjir yang menggenangi rumah warga, sehingga kedepan tidak terjadi lagi banjir yang menyusahkan warga,”ungkap Mariunus Tandiseno kepada wartawan usai menggelar reses dikediamannya, Selasa (18/10/2022).

Dikatakan politisi senior Partai Golkar ini, usulan warga tentang pembangunan jalan tailing harus satu paket dengan pembangunan  drainase.

“Kalau kedepan pemerintah mau membangun jalan tailing harus bersamaan dengan pembangunan drainase, percuma kalau kita membangun jalan tailing tapi tidak dengan drainase. Walaupun akan dibangun jalan tailing namun tanpa drainase maka sama saja, rumah warga tetap terendam banjir disaat musim karena airnya akan mengalir ke rumah warga,”katanya.

Tentang keluhan masyarakat soal sejumlah sungai menjadi sasaran tempat pembuangan sampah bagi masyarakat sehingga sungai ketika musim hujan tidak mampu menampung debit air sehingga air meluap ke pemukiman warga juga menjadi masalah.

“Karena kesadaran warga masih rendah sehingga selalu membuang sampah ke sungai sehingga sungai tersebut harus dinormalisasi. Percuma dilakukan normalisasi kalau warga tetap membuang sampah, hal ini harus menjadi perhatian kita semua. Kita harus sama sama menjaga dan turut serta bersama pemerintah distrik untuk membangun distrik Wania biar berkembang sama dengan distrik lain,”pinta.

Anggota DPRD Mimika dari Partai Golkar, Mariunus Tandiseno,S,Sos,M,Si (paling kanan) saat menggelar kegiatan reses tahap II, Selasa (18/10/2022)/Foto : husyen opa

Kepala distrik Wania, Richard Wakum menyampaikan terima kasih kepada anggota DPRD Mimika Dapil III, Mariunus Tandiseno yang telah berusaha dan berjuang untuk mendorong dan terealisasinya beberapa program pembangunan yang telah terlaksana di distrik Wania.

“Saya selaku kepala distrik dan mewakili seluruh masyarakat distrik Wania menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih yang sudah membantu memperjuangkan berbagai program pembangunan sehingga bisa terlaksana, salah satunya bahwa tahun depan telah disetujui untuk pembangunan kantor distrik Wania dengan lantai Dua. Begitu juga dengan infrastruktur jalan, jembatan dan program lainnya yang saat ini telah dirasakan oleh warga,”kata Richard Wakum.

Pada kesempatan tersebut Kadistrik Wania meminta kepada seluruh ketua ketua RT, Lurah dan Kepala Kampung untuk bersama sama mengawasi seluruh program yang dikerjakan di distrik Wania, semua harus membantu dan mendukung semua kegiatan yang dilaksanakan diwilayah distrik Wania.

“Saya minta kepada ketua ketua RT untuk mengawasi langsung seluruh proyek fisik yang sedang dan akan dikerjakan di wilayah distrik, karena itu sudah menjadi tanggungjawab bersama. Kedepan kita harus lebih bersemangat untuk mendukung berbagai kebijakan pemerintah dan mendukung semua program yang akan dilaksanakan di distrik Wania,”seru Kadistrik Wania.

Disela sela kegiatan reses, anggota DPRD Mimika, Mariunus Tandiseno secara simbolis menyerahkan bantuan kendaraan roda tiga kepada Kampung Maokauw Jaya untuk mendukung kegiatan penanganan sampah. Penyerahan kunci kendaraan roda tiga diserahkan tandiseno kepada Kepala Kampung Maokauw Jaya , Edison Rafra.

Pada kesempatan kegiatan reses tersebut, hadir pula Hj. Nurmila Laode sebagai salah satu ketua RT dan pemilik tanah yang bermasalah terkait pembangunan Jalan Lorong Anggrek yang sampai saat ini masih terkendala belum dilaksanakan.

Menurut Hj. Nurmila La Ode dihadapan anggota dewan dan masyarakat yang hadir menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak punya niat untuk menghalangi pembangunan jalan lorong anggre, namun dirinya menuntut janji pemerintah untuk memberikan ganti rugi tanah atas pembangunan ruas jalan lorong anggrek tersebut.

“Saya ini seorang perempuan dan ibu, tak mungkin saya mau berniat menghalangi pembangunan jalan. Namun saya menuntut keadilan, kenapa pemilik tanah lain sudah mendapatkan ganti rugi tanah sejak tahun 2015 namun saya sendiri belum dibayarkan. Jadi hal ini saya perlu luruskan sehingga masyarakat bisa mengerti masalah yang sebenarnya,”jelas Hj. Nurmila. (opa)

Administrator Timika Bisnis