Dalam Rangka Pembuatan Perda, DPRD Kota Pare Pare Studi Banding ke Timika

Ketua Komisi C DPRD Mimika, Elminus B Mom, SE saat menyerahkan cinderamata kepada Ketua Komisi III DPRD Kota Pare Pare, H. Ibrahim Suanda di kantor DPRD Mimika, Kamis (16/6/2022) /Foto : husyen opa

 

TIMIKA, (timikabisnis.com) – Dalam rangka penyusunan dan pembentukan Peraturan Daerah (Perda) Gedung dan Bangunan, Komisi I dan Komisi III DPRD kota Pare Pare, Sulawesi Selatan melakukan Studi banding di Timika, kabupaten Mimika, Papua, Kamis (16/6/2022).

Rombongan komisi I membidangi Pemerintahan DPRD kota Pare Pare masing masing, Ketua Komisi Rudy Najamuddin, H. Suleman SE, Musdalifah Pawe SH, H. Sudirman Tansi, SE, H Hariani, dan H. Bambang H M Nasir, SH.

Sementara rombongan Komisi III yang membidangi anggaran dan Pembangunan, terdiri dari Ketua Komisi H. Ir Ibrahim Suanda, Hj. Indria Sari Husni, S. Kom dan Hermanto, S. Kom mengawaki kunjungannya menyambangi kantor DPRD Mimika.

Rombongan anggota DPRD kota Pare Pare diterima oleh Ketua Komisi C DPRD Mimika, Elminus B Mom, SE, anggota Komisi A, H. Iwan Anwar, SH, MH dan Sekretaris Dewan DPRD Mimika Gat Tebay, AP, Kabag Umum Setwan Mimika, Paniati, SH dan sejumlah staff Setwan lainnya.

Pertemuan singkat dengan nuansa kekeluargaan yang dilakukan di ruang Setwan, ketua Komisi C DPRD Mimika Elminus B Mom dan anggota Komisi A H. Iwan Anwar, SH, MH banyak memberikan penjelasan tentang berbagai hal, seperti soal penyelenggaraan pemerintahan, besaran APBD Mimika serta dampak dari kehadiran PT Freeport Indonesia bagi pemerintah dan masyarakat Mimika.

Ketua Komisi I DPRD Kota Pare Pare, Rudy Najamuddin, saat menerima cinderamata dari Ketua komisi c DPRD Mimika, Elminus B Mom, SE , Kamis (16/6/2022)/ Foto : husyen opa

Ketua komisi III DPRD Kota Pare Pare, H. Ir Ibrahim Suanda kepada wartawan usai melakukan pertemuan dengan anggota DPRD Mimika mengaku kehadiran anggota DPRD kota Pare Pare di kabupaten Mimika dalam rangka kegiatan Studi banding terkait dengan proses pembentukan Peraturan Daerah (Perda) tentang bangunan dan gedung.

“Karena kami kan paham bahwa Mimika ini adalah kabupaten yang merupakan pemekaran dari Fak – fak dan tentu usianya masih boleh dibilang mudah, tentu banyak regulasi – regulasi yang akan dibentuk. Dan langkah – langkah itulah yang kami melakukan shering data dan informsi, dan tadi kami sudah konfirmasi. Dan ternyata proses peraturan daerah tentang bangunan gedung itu masih dalam proses, “ungkap H. Ibrahim Suanda, Kamis (16/6/2022).

Dijelaskan H. Ibrahim bahwa dengan adanya peraturan menteri yang terbaru terkait dengan peraturan bangunan gedung ini sudah berubah, kalau yang dulunya itu izin mendirikan bangunan dan sekarang sudah menjadi persetujuan bangunan.

“Kami melihat pembangunan gedung yang ada di Mimika ini, untuk sementara kami melihat cukup bagus.Karena rata – rata bangunan ini di Timika sudah juga sepadan dengan jalannya, itu yang kami dapatkan, “katanya.

Ketua Komisi III DPRD Kota Pare Pare mengapresiasi besaran APBD Mimika yang begitu besar walaupun usia kabupaten Mimika tergolong masih muda.

“Yang sangat kami kagum adalah, PAD nya Mimika ini sangat luar biasa, sampai Rpn4 triliun besarnya. Sehingga kami berharap PAD yang ada ini bisa seiring dengan proses pembangunan yang ada di Mimika. Mimika ini salah satu sumber pendapatan yang paling besar adalah PTFI, tentu kami berharap pembangunannya bisa seiring dengan pendapat asli yang luar biasa besarnya. Kalau di Kabupaten Pare – Pare, PADnya kurang lebih Rp 1 triliun, “akunya.

Selain menyambangi kantor DPRD Mimika, dalam Studi banding ke Timika, rombongan Komisi I dan IiI DPRD kota Pare Pare juga akan berkunjung ke Bagian Hukum Setda Mimika di kantor Sentra Pemerintahan Kabupaten Mimika di Distrik Kuala Kencana SP 3.

Menanggapi kegiatan studi banding dari anggota DPRD Kota Pare-Pare, Ketua Komisi C DPRD Mimika, Elminus B Mom menyebut, miniatur Indonesia ada di kota ini.

“Walaupun berbeda-beda suku, ras dan agama, namun toleransi sangat terjalin dengan baik. Hal inilah juga yang membuat kabupaten ini cepat berkembang dari sisi pembangunan. Dengan keamanan yang kondusif, proses pembangunan bisa dilaksanakan setiap tahunya. Dari dukungan pendapatan yang besar baik dari Freeport maupun PADnya, kata Elminus, Mimika juga terus membangun setiap tahunya untuk sarana dan prasarana infrastrukturnya,”jelas El minus Mom. (Opa)

 

Administrator Timika Bisnis