Kesebelasan Sepakbola Persemi Mimika foto bersama saat sebelum berlaga melawan Dogiyai FC di Stadin Mandala Jayapura, Sabtu (27/11/2021)/Foto : Istimewa
JAYAPURA, (timikabisnis.com) – Kalah 0-2 dalam laga perdana Kompetisi Liga 3 Zona Papua menghadapi Dogiyai FC di Stadion Mandala Jayapura, Sabtu (27/11), tim sepakbola kebanggaan masyarakat Mimika, Persemi Mimika optimis akan tampil lebih baik di pertandingan selanjutnya di Group B.
Pertandingan perdana Liga 3 di group B yang yang dihelat di Stadion Mandala Jayapura, kesebelasan Dogiyai FC tampil gemilang menang mudah atas Persemi Mimika dengan skor 2 – 0.
Sejak menit awal, tim Dogiyai FC mendominasi jalannya pertandingan dengan bermaterikan beberapa pemain eks PON Papua XX, sementara Persemi Mimika yang menurunkan skuadnya yang kebanyakan pemain lokal dan hanya memanfaatkan dua tenaga eks PON XX Papua, Calvin Rering dan Firman Syahbas terlihat belum padu dilini tengah dan barisan penyerangnya.
Alhasil, Dogiyai FC lebih mampu memperagakan lebar lapangan dengan sesekali melakukan serangan dari sayap kanan dan kiri. Alhasil Dogiyai FC unggul di menait akhir babak pertama sebelum turun minum dengan keunggulan 1-0 atas Persemi.
Memasuki fase kedua, Dogiyai Fc kembali mendominasi, dan tampil dari semua lini untuk mengejar gol. Dan melalui sejumlah serangan demi serangan, akhirnya Dogiya menggandakan keunggulan melalui pemain eks pemain tim sepak bola PON Papua, Giovani Numberi sehinga membawa keunggulan 2-0 atas Persemi. Skor2-0 ini pun bertahan hingga pertandingan berakhir.
Kemenangan 2-0 atas Persemi Mimika, membawa Dogiyai FC ke puncak klasemen sementara Grup B, dengan poin 3.
Pelatih Kepala Persemi Mimika, Christian Worabay usal timnya dikalahkan Dogiyai FC mengatakan, hasil pertandingan tersebut memang tidak menguntungkan timnnya. Namun hal itu tidak menyurutkan semangat mereka untuk mengahadapi laga berikutnya.
“Iya kita tahu, hasilnya tadi seperti itu dan setelah ini kami akan melakukan evaluasi bagi para pemain, agar pada pertandingan berikutnya kita bisa tampil lebih baik lagi,” ungkapnya.
Ia menegaskan, pihaknya akan terus berusaha semaksimal mungkin untuk pertandingan selanjutnya.
“Saya akan terus memberi semangat bagi mereka, saya harus mengembalikan kepercayaan diri mereka, apalagi para pemain kita ini jam terbangnya masih minim,”ungkapnya.
Ia menuturkan, para pemain Persemi ini memang terbilang masih jarang tampil di kompetisi seperti itu. Para pemain adalah anak -anak asli di Timika dan jam terbang mereka juga masih kurang. Beruntung juga dalam pertandingan ini tim dibantu oleh dua pemain yang sudah berpengalaman di PON XX.
“Kedepan akan saya perbaiki lagi dan saya juga akan terus memberikan suport untuk mental mereka agar lebih percaya diri saat laga berikutnya.
Ia menambahkan, hal yang menjadi atensi pihaknya dalam laga perdana tersebut ialah pertahanan dan penyelesaian pada lini serang dan hal itu menjadi prioritas mereka kedepannya.
“Kita harus akui sebagaian besar pemain kita jam terbangnya masih minim. Apalagi ditambah waktu persiapan mengikuti kompetisi ini hanya dua minggu saja,”tukasnya. (*opa)
