Para ASN Di lingkungan Setwan DPRD Mimika saat pertemuan dengan Komisi A DPRD Mimika dikantor DPRD Mimika, Selasa (27/10) / Foto : Istimewa
TIMIKA, (timikabisnis.com) – Sebangak 14 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekretariat Dewan (Setwan) DPRD Mimika mendatangi kantor DPRD Mimika, Selasa (27/10) siang, mempertanyakan status mutasi mereka yang dinilai penuh dengan kepentingan dan tak mendasar.
Sebelum diterima oleh Komisi A DPRD Mimika, 14 ASN membentangkan sebuah spanduk kecil dan menyampaikan orasi yang meminta kejelasa dari Bupati Mimika, Ketua DPRD Mimika dan Sekwan terkait mutasi mereka.
Spanduk yang dibentangkan para ASN bertuliskan, “Bupati, Ketua DPRD dan Sekwan Tolong jelaskan kenapa kami 14 ASN Setwan di mutasi karena Sabotase”.
Setelah beberapa menit menyampaikan orasinya tanpa ditemui Sekwan dan pejabat di Setwan, 14 ASN yang dimutasi menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi A di ruang Pertemuan Komisi A.
Salah satu ASN berinisial NM di hadapan Komisi A mengaku sangat kecewa dengan mutasi yang tidak beralasan dan penuh dengan kepentingan.
“Saya sendiri sebenarnya sudah menjadi Staff di Setda Pemkab Mimika, namun karena saya harus menyelesaikan beberapa tugas untuk merampungkan pertanggungjawaban. Tapi anehnya, saya kaget dapat SK mutasi lagi bersamaan dengan ASN lain. Jadi mohon untuk komisi A dapat memfasilitasi persoalan ini, karena ini soal nama baik kami bahwa kami di mutasi karena alasan sabotase pada paripurna Dewan beberapa waktu lalu, “tegas NM.
ASN lainnya, YJ juga mempertanyakan alasan mutasi mereka yang tidak sesuai dengan tata cara atau proses mutasi yang harusnya melalui evaluasi kinerja.
“Kami sebagai ASN siap dan kapan saja di pindahkan, karena kami sebagai ASN tetap menerima SK Mutasi dan siap ditugaskan dimana saja. Namun kami tidak Terima dan akan proses hukum kalau kami di bilang karena kami yang sabotase pelaksanaa paripurna beberapa waktu lalu, “tegasnya.
Setelah mendengarkan penjelasan dan keterangan dari para ASN, Ketua Komisi A DPRD Mimika, Daud Bunga, SH berjanji persoalan ini coba akan dikomunikasikan dengan Ketua DPRD dan Sekwan, sehingga ada kejelasan terkait mutasi yang dinilai para ASN tidak beralasan.
“Keterangan dari bapa ibu ini akan coba kami komunikasikan dengan Sekwan dan Ketua DPRD. Saya harap dengan adanya persoalan ini para ASN untuk tidak membuat ssesuatu atau gerakan yang bisa memunculkan hal hal negatif yang semakin akan dapat menjadi alasan untuk mutasi kalian. Tetap tenang dan sabar, kami akan coba fasilitasi dan mencari titik persoalan ini, “ajak Daud Bunga. (Tim)
