YPMAK Kunjungi Asrama SD Seminari YPPK, Dihuni Ratusan Anak Papua

MIMIKA,(timikabisnis.com) – Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) selaku pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia, melakukan kunjungan ke Sekolah dan Asrama SD Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Katolik (YPPK) Seminari Santo Yohanes Pembaptis, yang berlokasi di Kelurahan Karang Senang – Distrik Kuala Kencana, SP3 Timika – Mimika – Papua Tengah, Rabu (30/7/2025).

Rektor Persekolahan Salus Populi, Romo Polikarpus Gunawan Setyadi SCJ, mengungkapkan, Saat ini ada 102 anak yang tinggal di asrama, yang berasal dari dua suku Suku Amungme,Kamoro, Moni, Mee dan beberapa suku Papua lainnya.

Dijelaskan Romo Polikarpus Gunawan Setyadi, Sejak 2014 lalu YPMAK mulai bekerjasama dengan Sekolah Asrama Salus Populi, dan telah mengembangkan program pendidikan yang mendukung anak-anak, yang sebelumnya mengalami kesulitan dalam mendapatkan akses pendidikan yang memadai.

“Pada awalnya, kita hanya memiliki sekitar 200 anak dari beberapa suku yang terdaftar. Namun, melalui koordinasi dengan tokoh masyarakat dan pendampingan yang intensif, kami berhasil membawa lebih banyak anak ke dalam program ini,” terang Romo Polikrapus.

Meski demikian, tantangan masih ada, Banyak anak yang sering meninggalkan asrama karena dijemput orang tua mereka, yang mungkin tidak sepenuhnya memahami pentingnya pendidikan berkelanjutan.

Terkadang, kata Romo Polikarpus, pihaknya harus mencari anak-anak di pasar atau tempat lain ketika mereka menghilang. “Kami harus mengedukasi orang tua mengenai pentingnya keberadaan anak-anak di asrama agar mereka tidak terganggu dalam proses belajar,” tambah Romo Polikrapus.

Dalam upaya meningkatkan partisipasi dan keberhasilan pendidikan, pihaknya juga melibatkan anak-anak dari suku lainnya. termasuk suku lainnya, menjadikan total keseluruhan anak yang terdaftar di asrama mencapai 130.

Dari jumlah tersebut, ada sekitar 20 anak yang sering keluar mengikuti orang tua mereka, sebanyak pihaknya terus berkomitmen untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif, sehingga anak-anak dapat berkembang secara optimal.

Melalui kerja sama yang erat antara yayasan, sekolah, dan masyarakat, diharapkan akan ada peningkatan dalam akses pendidikan yang berkualitas bagi generasi muda Papua.

Pendekatan yang lebih inklusif dan perhatian yang lebih besar terhadap kebutuhan anak-anak Ia percaya dapat membantu membangun masa depan yang lebih cerah bagi setiap anak di tanah Papua. (Redaksi)

Administrator Timika Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *