MIMIKA,(timikabisnis.com) – Demi meningkatkan keahlian siswa di sekolah kejuruan, SMK Hermon Timika – Mimika – Papua Tengah datangkan alat praktik siswa melalui hasil kerjasama – MoU antara SMK Hermon Timika dengan PT. United Tractors Timika beberapa waktu lalu.
Hal itu terungkap ketika Pihak PT. United Tractors Timika saat menyerahkan peralatan praktik siswa ke SMK Hermon Timika, Jumat (8/8/2025).
Giog Rahmatulah selaku Esr Officer PT. United Tractors Timika mengatakan, Demi memperkuat komitmen untuk mendukung SMK Hermon Timika ditandai dengan Memorandum of Understanding (MoU) pada tanggal 5 Agustus 2025. sehingga hari ini Jumat (8/8) kita menyerahkan komponen alat praktik siswa yang bernama transmisi dan engine.
“Ini program corporate social responsibility (CSR) dari PT. United Tractors di bidang pendidikan yaitu Sekolah Binaan United Tractors (SOBAT). Dimana SMK Hermon Timika menjadi sekolah binaan PT. United Tractors sejak tahun 2024,”ungkap Giog Rahmatulah selaku Esr Officer PT. United Tractors.
Program ini lanjut Giog Rahmatulah, sudah dituangkan dalam kerjasama tersebut, serta dilampirkan program besaran kita berjumlah 14 program yang mana dari 14 program itu akan kita jalankan secara berkelanjutan.
“Program ini adalah salah satu dari 14 program tersebut yang mana PT. United Tractors memberikan komponen alat praktek namanya transmisi dan engine. Dengan tujuan agar digunakan oleh siswa untuk melakukan praktek,” katanya.
Sementara Yulian Solossa selaku ketua Yayasan Hermon Timika usai menerima peralatan praktik siswa menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada PT. United Tractors atas dukungan mulai dari pembekalan materi pengetahuan hingga memberikan peralatan praktik siswa.
“Beberapa tahapan sudah dilakukan seperti memberikan training kepada guru bidang studi program alat berat ini. Termasuk telah dilakukan MoU,” ungkap Yulian Solossa.
Dikatakan Yulian Solossa, Dengan adanya peralatan praktik yang memadai ini tentu kualitas siswa tidak diragukan lagi.”Kemampuan anak anak ini tidak diragukan lagi setelah keluar dari sini untuk bisa mendapatkan pekerjaan di perusahaan perusahaan,”tutup Yulian Solossa. (Redaksi)

