MIMIKA,(timikabisnis.com) – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika dari Partai Golongan Karya (Golkar) Daerah Pemilihan (Dapil) IV, Mery Pongutan, melaksanakan kegiatan Reses Tahap III Tahun 2025 dengan menemui konstituen di Kampung Nawaripi dan Kampung Mawokauw Jaya, Distrik Wania, Selasa (16/12/2025).
Dalam kegiatan tersebut, Srikandi Golkar Dapil IV ini turun langsung ke tengah masyarakat guna menyerap aspirasi warga di RT 11 Jalan Gaharu Ujung, Kampung Nawaripi, serta RT 07 Jalan Cempaka, Kampung Mawokauw Jaya.
Pada titik pertama di Kampung Nawaripi, Mery Pongutan bertemu dengan Jemaat Laudikia Gereja Kingmi. Ketua Majelis Gereja Kingmi Jemaat Laudikia, Mathias Gobay, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta kepedulian Mery Pongutan yang telah memenuhi aspirasi pada reses sebelumnya berupa bantuan bangku untuk memenuhi kebutuhan gereja.
“Saya sampaikan kepada jemaat bahwa aspirasi yang kami sampaikan pada kegiatan sebelumnya telah dijawab dengan adanya bantuan bangku untuk gereja kita,” ujar Mathias Gobay.
Meski demikian, jemaat masih berharap adanya perhatian lanjutan berupa pemasangan lampu penerangan jalan menuju gereja, perbaikan jalan menuju gereja, pembangunan pagar keliling gereja, serta penimbunan halaman gereja. Dalam kesempatan itupun Mery Pongutan langsung menjawab usulan penimbunan halaman gereja berupa uang.
Ucapan terima kasih juga disampaikan Pendeta Hosea Gobay atas kepedulian nyata yang diberikan oleh Mery Pongutan kepada Gereja Kingmi Jemaat Laudikia.
“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian dan perhatian ibu kepada kami. Bukti nyata ini membuat kami bangga, meski kami tidak mampu membalas semua kebaikan tersebut,” ucapnya.
Usai dari Kampung Nawaripi, Mery Pongutan melanjutkan kegiatan reses ke RT 07 Jalan Cempaka, Kampung Mawokauw Jaya. Di lokasi tersebut, warga kembali menyampaikan apresiasi karena sejumlah aspirasi pada reses sebelumnya telah direalisasikan, di antaranya pembangunan jalan di beberapa gang sesuai dengan harapan masyarakat setempat.
Selain apresiasi, warga juga mengusulkan kebutuhan air bersih serta menyoroti penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang dinilai belum tepat sasaran.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Mery Pongutan menegaskan bahwa kegiatan reses merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab anggota DPRK untuk mendengar, menampung, serta memperjuangkan kepentingan masyarakat.
“Aspirasi yang disampaikan masyarakat ini menjadi kewajiban kami sebagai anggota DPRK untuk ditindaklanjuti dan diteruskan kepada pemerintah daerah melalui masing-masing OPD teknis terkait,” ujarnya.
Terkait kebutuhan air bersih, Mery Pongutan mengakui bahwa persoalan tersebut hampir disampaikan di setiap lokasi reses. Namun demikian, pemerintah daerah terus berupaya agar kebutuhan air bersih dapat terpenuhi secara merata di seluruh wilayah pada tahun-tahun mendatang.
Di akhir kegiatan reses, baik di Nawaripi maupun di Mawokauw Jaya,
Mery Pongutan juga menyerahkan bantuan logistik kepada warga sebagai bentuk kepedulian dan perhatiap terhadap warga (Anis Batalotak)

