MIMIKA,(timikabisnis.com) – Berbagai aspirasi disampaikan konstituen dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV kepada Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika, Benyamin Sarira,SE saat melaksanakan kegiatan reses tahap I tahun 2026 di Wilayah Kelurahan Wonosari Jaya, yang dihadiri juga warga dari Kampung Nawaripi, Mawokauw Jaya, Kampung Kamoro Jaya dan Wonosari Jaya
Distrik Wania, Kabupaten Mimika, Minggu (15/3/2026).
Dalam momentum tersebut, warga menyampaikan sejumlah persoalan yang menjadi perhatian, di antaranya maraknya tawuran antar pelajar yang kerap terjadi belakangan ini, kebutuhan air bersih, kondisi infrastruktur jalan, hingga pelayanan pemerintahan kampung yang dinilai belum maksimal.
Salah satu persoalan yang paling disoroti adalah kerap terjadi tawuran antar siswa sekolah menengah. “Warga menilai, keberadaan sejumlah sekolah yang berdekatan turut memicu gesekan di kalangan pelajar. Mereka (warga) berharap pemerintah daerah dapat melakukan penataan zonasi pendidikan secara lebih baik guna mencegah kejadian serupa terulang,” terang Benyamin Sarira.
Selain itu, masyarakat juga mengeluhkan kondisi infrastruktur jalan di kawasan Soponyono yang masih terdapat ruas terputus. Warga menyebut persoalan tersebut sudah beberapa kali disampaikan, namun belum mendapatkan penanganan maksimal dari pemerintah daerah melalui instansi terkait.
Keluhan lainnya terkait pelayanan pemerintahan Kampung Nawaripi yang dinilai belum berjalan optimal.
“Warga menyampaikan bahwa Balai Kampung Nawaripi sudah cukup lama tidak difungsikan untuk pelayanan administrasi masyarakat, sehingga warga harus mengurus berbagai keperluan di tempat yang bukan balai/kantor kampung,”ungkap Bensar sapaan akrabnya.
Persoalan banjir saat musim hujan juga menjadi perhatian. Ia menjelasakan bahwa, Warga meminta pemerintah daerah segera memperbaiki sistem drainase agar genangan air tidak terus terjadi dan mengganggu aktivitas masyarakat.
Di sisi lain, kata Politikus PKB ini bahwa kebutuhan air bersih turut menjadi aspirasi utama. “Warga menyebut jaringan air bersih telah terpasang hingga ke rumah-rumah warga lengkap dengan meteran, namun hingga kini air belum mengalir secara maksimal,” beber Bensar
Setelah menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Politikus PKB yang kini dipercayakan sebagai Ketua Fraksi PKB DPRK Mimika Benyamin Sarira memastikan seluruh masukan masyarakat akan diawa ke forum resmi di lembaga DPRK Mimika, baik melalui kunjungan kerja maupun rapat dengar pendapat dengan pemerintah daerah melalui masing masing OPD terkait.
“Aspirasi masyarakat ini akan kami sampaikan kepada instansi teknis terkait. Karena persoalan ini sudah menjadi keresahan warga dan perlu segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya perhatian pemerintah daerah terhadap penataan pembangunan fasilitas pendidikan agar tidak menimbulkan potensi konflik di kemudian hari.
Selain itu, ia berharap perbaikan infrastruktur dan pelayanan publik di wilayah tersebut dapat menjadi prioritas pemerintah daerah ke depan.
“Kami berharap pemerintah dapat segera merespons berbagai persoalan yang disampaikan warga, sehingga pelayanan publik, infrastruktur, dan fasilitas dasar masyarakat bisa semakin baik,” pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Benyamin Sarira menyerahkan bantuan Toa untuk masjid Annur Sopoyono, batako untuk GKI Paulus, Semen untuk Masjid Almaliki serta logistik (bama) kepada peserta yang hadir saat reses tersebut. (Anis Batalotak)

