Pelatihan Jurnalis Peliput PON XX Papua diharapkan jadi Jurnalis Handal dan Profesional

Jayapura (timikabisnis) – Guna mendukung pelaksanaan PON XX Papua Tahun 2021 yang akan diselenggarakan bulan Oktober mendatang, PB PON menyelenggarakan Pelatihan Jurnalis peliputan PON XX Papua bertempat di Hotel Fox Jayapura, Rabu (20/1).

Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari 20-23 januari 2021, dengan peserta berjumlah 100 orang yang terdiri dari Jurnalis Timika, Merauke, kota Jayapura dan Kabupaten  Jayapura.

“Tujuan kegiatan ini untuk menyediakan SDM jurnalis yang handal, menguasai SOP peliputan PON, memberi bekal jurnalis dalam meliput kegiatan PON, serta dapat melaporkan pertandingan dengan cepat, akurat dan valid”  kata ketua panitia Yean Bisay.

Sementara itu Sekum PB PON Drs. Elia Lopati  mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari tugas Humas PPM, supaya jurnalis mempunyai kemampuan dalam peliputan PON.

Elia menekankan pemberitaan harus mengacu pada data yang akurat, dapat memberitakan kepada publik secara benar dan tepat, selain itu jurnalis juga diminta untuk bisa menghasilkan foto atau kreasi yang bisa dikenal dunia.

“Jurnalis Papua, harus bersaing  secara kompetitif, dapat memberitakan berita yang spektakuler dan dapat menyenangkan publik” kata Elia, lebih lanjut Elia berharap  pelatihan ini dapat menghasilkan jurnalis olahraga yang diperhitungkan.

Sementara itu Gubernur Papua dalam sambutannya yang dibacakan oleh staf ahli Tri warno, gubernur berharap pelatihan ini menghasilkan jurnalis papua yang handal, ” Penyelenggaraan PON tidak lepas dari peran jurnalis yg menyampaikan prestasi atlit, hendaknya PON XX harus sukses prestasi, sukses penyelenggara, sukses ekonomi. Lebih lanjut humas PPM menjadi terdepan dalam meningkatkan citra Papua baik nasional, maupun internasional dalam bentuk berita yang terencana baik.

“Saat ini profesi wartawan tidak mudah, jurnalis harus punya kemampuan kecakapan berkomunikasi yang baik. Seorang jurnalis sejati dituntut semaksimal mungkin dan bersungguh-sungguh. Kemampuan menulis berita harus relevan yang terjadi dilapangan, jurnalis tidak boleh membuat berita bohong, karena jurnalis memberitakan kepada publik”, tutupnya. (don)

Administrator Timika Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!