Panitia Pesparawi dan LPPD Provinsi Mantapkan Panduan Pelaksanaan

Timika (timikabisnis) – Koordinator Penyelenggara Pesparawi LPPD Provinsi Papua Agus Samori, mengatakan dirinya datang berdiskusi kembali dengan panitia penyelenggara di Kabupaten Mimika berkaitan dengan panduan pelaksanaan semua kegiatan lomba yang akan dilaksanakan pada Oktober sampai awal November 2021 nanti.

Jadwal awal yang sudah dibuat sesuai dengan kondisi 2019 dengan kegiatan tahun 2020, tapi karena kondisi berubah seiring dengan merebaknya wabah Covid 19 maka jadwalpun perlu dimantapkan lagi, sehingga perlu didiskusikan kembali bersama teman-teman di Kabupaten Mimika.

“Saya hadir di Timika bersama teman-teman di sini dan kita sudah lihat jadwal sedikit demi sedikit nanti ditetapkan dimana akan disepakati Oktober akhir pembukaan dan awal November sudah mulai dengan lomba. Dan saya hadir kemari sehingga kita lihat sama-sama jadwalnya, terutama urutan mata lomba, kategori yang dilombakan. Semua itu kalau bisa kita pres, kita pres. Lomba yang sudah ada hanya perubahan di tahun, hari, tanggalnya saja. Nomor undian tetap sama, mata lombanya juga sama, dan perlu penyesuaian dengan gedung-gedung lomba yang ada di Timika,” kata Agus.

Untuk lomba, kata Agus tetap masuk semua yaitu 12 mata lomba yang dilombakan. Hanya LPPD Provinsi dan panitia penyelenggara tetap mempertimbangkan sutuasi Covid 19 yang belum ada tanda-tanda mereda sampai saat ini. Untuk mata lomba jelas Agus misalnya, Solo anak 7-9 tahun, solo anak 10-13 tahun, paduan suara anak, paduan suara remaja, paduan suara wanita, paduan suara pria, paduan suara campura dan paduan suara etnik
Untuk untuk juri, pihaknya sudah menentukan jumlah, dan dispekati ada 16 juri, dengan pembagian 5 utuk kategori paduan suara anak, paduan suara remaja, paduan suara dewasa campuran, dan 5 juri untuk paduan suara pria, paduan suara wanita, dan etnik kemudian tiga yuri untuk vokal group dan tiga lagi untuk solis anak dan remaja. Jadi jumlah semua ada 16 orang juri.

Untuk juri, terang Agus, sudah disepakati semua juri nasional, dan LPPD maupun panitia penylenggara tidak mendatangkan juri dari luar negeri karena pertimbangan Covid 19, tapi dipilih juri nasional dalam negara sendiri.

Soal nama-mana juri, dia menuturkan pihaknya belum menentukan siapa-siapa termasuk belum lihat, karena LPPD Provinsi masih evaluasi. Nanti ada batas waktu pihaknya akan menentukan yuri siapa-siapa. Juri akan terlibat dalam semua kegiatan yang ada, sehingga pihaknya antisipasi hal itu.

Saat ini kondisi Covid 19 terang Agus pihaknya mempertimbangkan untuk menghadirkan juri-juri internasional apalagi dengan covid 19, sehingga pihaknya mendatangkan juri dalam negeri saja. Jangan sampai muncul klaster baru saat pesparawi maka LPPD Provinsi dan panitia penyelenggara mempertimbangkan hal itu dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Soal terlibatan kabupateb/kota, Agus menjelaskan, diharapkan semua kabupaten kota hadir mengikuti Pesparawi ini. Tadinya LPPD Provinsi dan panitia penyelenggara harapkan Papua Barat ikut, tapi mereka pisah dan menurut rencana mereka laksanakan pada Februari mendatang, sehingga Papua hanya 29 kabupaten/ kota.

Ketua LPPD Kabupaten Mimika dan Ketua III Panitia Penyelenggara, Ade Matulesi, berterima kasih kepada Pak Agus Samori dari LPPD Provinsi Papua yang sudah datang membantu pantiia dalam memantapkan jadwal pelaksanaan pesparawi yang menurut rencana akan dilaksanakan pada akhir Oktober sampai awal November 2021 mendatang.

Memang Mimika harus siap lebh awal, dimana dalam musyawarah daerah dalam pesparawi Kaimana beberapa waktu lalu, Mimika ditunjuk sebagai tuan rumah. Saat itu LPPD Mimika membacakan rekomnedasi Bupati Mimika soal kesiapan Mimika sebagai tuan rumah.Pesparawi se tanah Papua di Timika.

“ Kami tetap mengamankan rekomnedasi pak Bupati. Ini menyangkut harga diri Kabupaten Mimika, dan Oktober pembukaan, dan Pak Wakil Bupati sebagai ketua panitia dan beliau siap dan sudah melaksanakan kegiatan beberapa kali. Kami siap menyukseskan Pesparawi Papua di Kabupaten Mimika,” terang Ade.

Kegiatan dimulai akhir Oktober sampai tanggal 6 November 2021. Sebagai Ketua LPPD Kabupaten Mimika, pihaknya tetap mengikuti jadwal yang dikeluarkan LPPD Provinsi. Saat ini belum ada latihan-latihan, mungkin berapa minggu kedepan mulai ada jadwal latihan yang dibagi ke masing-masing pelatih. Pelatih-pelatih berhenti cukup lama sehingga harus mulai dengan latihan awal yang terbatas. Situasi covid harus mempertimbangkan keseahatan dan protokol kesehatan masing-masing peserta. (don)

Administrator Timika Bisnis