MIMIKA,(timikabisnis.com)-Persoalan sampah yang menyebabkan banjir menjadi aspirasi utama warga saat Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika Daerah Pemilihan (Dapil) II dari Partai Demokrat, Ester Rika Agustina Komber, menggelar Reses Tahap II Tahun 2026 di RT 18, Jalan Kelapa Dua, Kelurahan Timika Indah, Distrik Mimika Baru, Selasa (14/7/2026).
Reses yang berlangsung penuh keakraban itu dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di lingkungan mereka, mulai dari penanganan sampah, pengembangan UMKM, bantuan rumah layak huni, lampu jalan, kesempatan kerja bagi Orang Asli Papua (OAP), dan Anak anak Lahir besar di Timika hingga pemanfaatan fasilitas umum yang sudah tidak digunakan.
Ketua RT 18 mengungkapkan bahwa persoalan sampah di selokan dan kali kecil menjadi perhatian serius warga. Tumpukan sampah yang menyumbat aliran air kerap mengakibatkan banjir saat hujan turun dan mengganggu aktivitas masyarakat.
Selain itu, masyarakat juga mengusulkan agar pemerintah menghadirkan pelatihan bagi kelompok-kelompok masyarakat sebagai upaya meningkatkan keterampilan dan mendorong perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Keluhan serupa disampaikan Ibu Petra. Ia mengatakan, sebelumnya pemerintah pernah melakukan pembersihan kali menggunakan alat berat. Namun pekerjaan tersebut tidak selesai karena alat yang digunakan mengalami kendala, sehingga kondisi saluran air kembali dipenuhi sampah.
Sementara itu, warga lainnya mengusulkan agar pemerintah membuka lebih banyak lapangan pekerjaan bagi anak-anak Orang Asli Papua (OAP), serta anak anak yang lahir dan besar di Timika, yang hingga kini belum memperoleh kesempatan bekerja.
Kaum ibu juga berharap adanya bantuan permodalan bagi pelaku UMKM kecil agar usaha mereka dapat berkembang. Mereka turut meminta Ketua RT memberikan teguran kepada pemilik warung dan kios yang masih membuang sampah ke kali karena dinilai menjadi salah satu penyebab banjir saat musim hujan.
Aspirasi lainnya datang dari warga yang mengusulkan agar pos keamanan yang sudah tidak difungsikan dapat dimanfaatkan menjadi kios guna mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Seorang pensiunan guru juga berharap pemerintah daerah memberikan penghargaan kepada para guru yang telah mengabdi selama puluhan tahun sebagai bentuk penghormatan atas jasa mereka.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Ester Komber mengatakan persoalan sampah dan banjir harus menjadi perhatian bersama.
Menurutnya, pemerintah memiliki tanggung jawab dalam menghadirkan penanganan infrastruktur dan pengelolaan lingkungan, namun keberhasilannya juga bergantung pada kesadaran masyarakat.
“Persoalan sampah tidak bisa diselesaikan hanya oleh pemerintah. Semua harus ikut berperan. Saya mengajak seluruh warga untuk menjadikan kebersihan sebagai tanggung jawab bersama. Jangan membuang sampah di selokan maupun kali karena dampaknya akan kembali kepada kita sendiri dalam bentuk banjir,” ujar Ester.
Ia juga mengimbau Ketua RT bersama tokoh masyarakat untuk terus mengedukasi warga serta memberikan teguran secara persuasif kepada pemilik warung dan kios yang masih membuang sampah sembarangan.
“Mari kita saling mengingatkan. Teguran bukan untuk menyalahkan, tetapi sebagai bentuk kepedulian agar lingkungan tetap bersih, sehat, dan nyaman untuk kita semua,” katanya.
Mengenai aspirasi lapangan kerja, ia mengatkan bahwa akan menindaklanjuti usulan tersebut dengan berkoordinasi bersama dinas terkait agar dapat menjadi perhatian pemerintah daerah, khususnya dalam membuka peluang kerja bagi anak-anak OAP, dan anak anak yang lahir besar di Timika.
Sementara itu, terkait pengembangan UMKM, Ester Komber mengatakan usulan masyarakat mengenai pelatihan keterampilan dan dukungan permodalan akan diteruskan komisi yang membidangi bidang ekonomi dan bisa juga disampaikan dalam pandangan fraksi.
Ia menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang diterima dalam kegiatan reses akan menjadi bahan perjuangan di DPRK Mimika sesuai dengan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, sehingga dapat diwujudkan dalam program-program pembangunan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
Di akhir kegiatan, Srikandi Demokrat Dapil II, Ester Komber sapaan akrabnya menyerahkan bantuan bama secara simbolis kepada perwakilan warga. Kegiatan Reses Tahap II kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai wujud kebersamaan antara legislator Dapil II Ester Rika Agustina Komber dan masyarakat setempat.(Anis Batalotak)

