Lewat Duta Baca, Pemkab Mimika Dorong Gemar Membaca di Kalangan Generasi Muda

MIMIKA,(timikabisnis.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah untuk pertama kalinya menggelar pemilihan Duta Baca Kabupaten Mimika.

Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Hotel Swiss-Belinn, Rabu (2/9/2026), kini memasuki tahapan final. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mendorong keterlibatan generasi muda dalam membangun budaya literasi di Kabupaten Mimika.

Seleksi Duta Baca telah berlangsung sejak Agustus 2026 dan diikuti 30 peserta dari jenjang SMA, SMK, hingga perguruan tinggi. Dari kalangan perguruan tinggi, STKIP Hermon menjadi satu-satunya institusi yang turut ambil bagian dalam proses seleksi tersebut.

Penjaringan peserta diawali dengan setiap sekolah mengutus dua orang untuk mengikuti seleksi. Para peserta kemudian melewati sejumlah tahapan hingga akhirnya ditetapkan 30 peserta yang berhak melanjutkan ke tahap berikutnya.

Dalam proses seleksi, peserta ditantang membuat video yang mengangkat tema peningkatan literasi di Kabupaten Mimika. Selain itu, mereka diwajibkan menyusun esai mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) sebagai salah satu sarana untuk mendukung kemajuan literasi.

Memasuki babak final, peserta akan mempresentasikan video dan esai yang sebelumnya telah melalui proses kurasi. Kemampuan peserta dinilai oleh tiga orang juri yang memiliki kompetensi di bidang masing-masing, yakni perwakilan Dinas Pendidikan, Protokoler Pemkab Mimika, serta pustakawan dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

Staf Ahli Bupati Mimika, Fransiskus Bokeyau, mengatakan pemilihan Duta Baca tidak semata-mata bertujuan mencari peserta dengan kemampuan dan wawasan terbaik.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap literasi, perpustakaan, pendidikan, dan pembangunan masyarakat Mimika.

“Duta baca bukan sekadar sebuah predikat atau gelar, tetapi merupakan representasi generasi muda yang diharapkan mampu menjadi teladan, penggerak, dan inspirasi bagi masyarakat dalam membangun budaya gemar membaca,” kata Fransiskus.

Ia berharap sosok yang nantinya terpilih sebagai Duta Baca Kabupaten Mimika dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.

Duta Baca, lanjutnya, diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu menghadirkan berbagai gagasan dan kegiatan yang dapat meningkatkan minat baca, khususnya di kalangan generasi muda.

Selain menjadi penggerak budaya membaca, Duta Baca juga diharapkan mampu mengajak masyarakat memanfaatkan keberadaan perpustakaan sebagai ruang belajar dan pengembangan pengetahuan.

Fransiskus menegaskan, budaya membaca harus terus ditanamkan dan dikembangkan sehingga tidak hanya menjadi aktivitas sesaat, melainkan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari.

“Budaya membaca tidak boleh hanya menjadi kebiasaan, tetapi harus terus tumbuh menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.(Liddya Bahy)

Administrator Timika Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *