Kadinkes Mimika : Animo Penonton Tinggi Tapi Tak Harus ke Venue

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Ubra saat memberikan keterangan dalam Confrence pers di Media Center Sub PB PON Mimika, Minggu (26/9/2021)/Foto : Fernando Rahawarin

TIMIKA, (timikabisnis.com) – Tingginya animo penonton dibeberapa  cabang olahraga (Cabor) PON XX Papua 2021 yang dipertandingkan di Klaster Mimika tetapi demi menghindari penularan Covid-19, penonton tidak selalu harus hadir di venue atau di lapangan, dan bisa menyaksikan  siaran langsung melalui streaming.

Hal tersebut ditegaskan Koordinator Bidang Kesehatan Sub PB PON Mimika yang juga kepala Dinas Kesehatan kabupaten Mimika, Reynold Ubra kepada wartawan saat menggelar confrence pers di Media Center PON XX Mimika di Grand Mozza Hotel Timika, Papua , Minggu (27/9/2021) malam tadi.

Penegasan ini disampaikan Kadis Reynold menyikapi sorotan padatnya jumlah penonton yang memenuhi GOR Futsal Timika saat pertandingan antara Tim Futsal Papua menghadapi Tim Futsal Nusa Tenggara Barat, Sabtu (25/9/2021) lalu.

Reynold Ubra mengungkapkan euphoria penonton futsal sangat tinggi terutama saat tim Papua dan Sulawesi Selatan bermain. Masyarakat kata dia, tidak bisa dilarang untuk menonton. Tapi tidak harus ke venue, karena ada tayangan siaran langsung di televisi maupun streaming.

Penonton di venue membludak. Protokol kesehatan diabaikan. Padahal yang disyaratkan Satgas Nasional dan Kementerian Pemuda dan Olahraga hanya 25 persen dari kapasitas venue.

“Kalau kita masih mau pertandingan futsal berlangsung terus dengan penonton maka kita harus ikuti aturan yang dikeluarkan Satgas Covid-19 Nasional, kalau tidak maka bisa lanjutan pertandingan berikutnya tanpa penonton,”tegasnya.

Karena sudah dilakukan evaluasi panpel sehingga pertandingan berikutnya penonton terpaksa harus dibatasi dan akan diatur mekanisme untuk pintu masuk penonton yang memiliki karcis Online maupun offline.

“Pertandingan selanjutnya panitia mulai ketat, satgas yang terdiri dari Dinkes Mimika, TNI dan Polri akan berada di venue untuk melakukan pengawasan. Jarak duduk antar penonton 2 meter. Kapasitas hanya 25 persen sehingga diperkirakan hanya 375 orang yang bisa masuk di Gor Futsal,”ungkapnya.

Hal lainnya juga akan dipertegas, dimana penonton dilarang membawa botol air minum, makanan termasuk rokok untuk memastikan tetap memakai masker. Supporter juga dilarang membawa poster, bendera bahkan alat musik.

“Penonton tidak boleh berteriak,  hanya bisa tepuk tangan. Sejak datang hingga pulang, masker harus terpasang dengan baik dan benar, menutupi hidung dan mulut hingga dagu. Penonton dengan komorbid, lansia, ibu hamil dan anak-anak di bawah 12 tahun tidak boleh memasuki ruangan,”katanya.

Ia berharap, masyarakat bisa menjadi tuan rumah yang baik dimulai dari penerapan protokol kesehatan. (*opa)

Administrator Timika Bisnis