MIMIKA,(timikabisnis.com) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika terus memperkuat upaya penanggulangan tuberkulosis (TB) dengan memperluas akses pemeriksaan serta memastikan ketersediaan obat bagi pasien.
Tahun ini,Dinkes Mimika menyiapkan pengadaan empat alat Tes Cepat Molekuler (TCM) untuk sejumlah puskesmas di wilayah pesisir. Pengadaan tersebut diharapkan dapat mempercepat penemuan dan diagnosis kasus TB, terutama bagi masyarakat yang berada jauh dari pusat kota.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Godfried Maturbongs, mengatakan seluruh puskesmas di wilayah perkotaan saat ini telah memiliki fasilitas TCM. Selanjutnya, pengadaan alat tersebut akan diarahkan ke wilayah pesisir dan secara bertahap ke daerah pedalaman.
“Tahun 2026 ini kita ada pengadaan empat alat TCM untuk puskesmas di wilayah pesisir,” kata Godfried saat diwawancarai di Hotel Horison Ultima, Kamis (17/9/2026).
Menurut Godfried, keberadaan TCM di puskesmas akan memudahkan petugas kesehatan dalam menjaring, memeriksa, dan mendiagnosis masyarakat yang terindikasi TB.
Dengan demikian, pasien dapat memperoleh penanganan lebih cepat.
Selain memperluas akses pemeriksaan, Dinkes Mimika memastikan ketersediaan obat anti tuberkulosis (OAT) bagi pasien TB saat ini dalam kondisi aman.
“Untuk ketersediaan OAT sejauh ini aman,” ujarnya.
odfried juga mendorong masyarakat yang mengalami gejala atau diduga terinfeksi TB agar segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan tingkat pertama, khususnya puskesmas.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak menutupi maupun mengabaikan penyakit TB. Pemeriksaan sedini mungkin, kepatuhan menjalani pengobatan, serta penerapan perilaku hidup bersih dan sehat menjadi bagian penting dalam mendukung kesembuhan dan mencegah penularan.
“Ketika ada yang terduga, secepatnya memeriksakan diri ke puskesmas sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama,” tuturnya.
Dinkes Mimika kata dia,berharap perluasan fasilitas TCM dan terjaminnya ketersediaan obat dapat memperkuat layanan penanggulangan TB hingga ke wilayah pesisir dan pedalaman.
“Langkah tersebut juga diharapkan meningkatkan penemuan serta penanganan kasus TB secara lebih cepat di Kabupaten Mimika,”ungkapnya.(Liddya Bahy)

