Timika (Timikabisnis) – Ibu Ririn, penjual rujak mengaku bisa menyekolahkan anaknya berkat jualan rujak dijalan Budi Utomo Timika tepatnya didepan SMP 2 Timika.
” Anak saya dua orang yang masih sekolah. Satu SMA sedangkan satunya lagi sudah Kuliah semester 3 disalah satu Perguruan tinggi di Timika, Alhamdulilah bisa membiayai sekolah keduanya dengan hasil jualan rujak” katanya.
Dirinya mengaku sudah berjualan rujak selama 7 tahun ditempat ini, setiap hari dari pagi hingga sore kalau cuaca mendukung.
“Sebelum menjual rujak, saya menjual buah, sudah 7 tahun jualan rujak disini” katanya.
Untuk Modal awal yang dikeluarkan dirinya mengaku membeli buah-buahan 500 ribu rupiah plus sambal.
Saat ditanya berapa keuntungan perhari dirinya mengaku tidak pasti tapi kalau ramai bisa mendapatkan keuntungan 500 ribu rupiah.
“Kalau usaha kan tidak pasti kadang ramai kadang tidak, bisa dapat 500 ribu kalau ramai, tergantung cuaca kalau hujan kita pulang. Alhamdulilah ada saja pembeli setiap hari, tidak minta uang kemana-mana lagi bisa menghasilkan sendiri” ungkapnya.
Harga satu porsi rujak dengan paket komplit dijualnya seharga 15.000 rupiah, sedangkan rujak dengan satu jenis buah dijual lebih mahal yaitu sebesar 20 -25 ribu rupiah.
“Kalau paket komplit kita jualnya 15 ribu karena ada ketimun, pepaya, bengkoang, mangga. Sedangkan ada pelanggan yang request misalkan mangga saja itu harganya lebih tinggi 25 ribu, kalau nanas saja 20 ribu, sedangkan campuran Mangga dan Nenas 25 rb”.
Ibu Ririn memuat jualannya diatas sepeda motor dengan etalase berisi buah-buahan, dirinya menjamin bahwa rujak yang dibuatnya berasal dari buah-buahan terbaik tanpa memakai bahan pengawet.
Dari pantauan timikabisnis.com, penjualan rujak depan SMP dua ini cukup ramai, banyak pembeli yang singgah karena letaknya cukup strategis, mudah dijangkau oleh pembeli. (don)

